Breaking News

Tuntut Dibangun Jembatan dalam 20 Hari, Oknum Warga Bongkar Paksa Jalan Medco

“Padahal, untuk pengerjaan gorong-gorong saja membutuhkan waktu paling sedikit 3 bulan lamanya, apalagi jembatan permanen,”

Foto | Istimewa

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Aksi main hakim sendiri oleh oknum warga terhadap fasilitas PT Medco E&P Malaka sepertinya tak pernah habisnnya. Belum selesai persoalan blokade jalan di Desa Julok Tunoeng, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Kasus terbaru kembali muncul di Desa Ladang Baroe, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Senin (21/8/2017). Sejumlah oknum warga membongkar paksa Jalan Row Medco di desa tersebut.

Persoalannya adalah, warga menuntut dibangun jembatan khusus pengganti gorong-gorong yang melintasi sebuah alur kecil di jalan tersebut dalam jangka waktu 20 hari. Sejumlah oknum warga ini beralasan, gorong-gorong yang ada tidak memadai.

Informasi dihimpun ACEHSATU.COM, ulah oknum warga ini diketahui diinisiasi oleh beberapa orang yang diduga sarat kepentingan pribadi. Mereka menuntut perusahaan Medco agar membangun jembatan permanen.

Bahkan, dalam aksi yang tidak diketahui dan dihadiri Keuchik Gampong Ladang Baro itu, sejumlah oknum warga telah berhasil membongkar jalan tersebut menjelang Senin siang.

BACA JUGA: Alasan Jalan Berdebu, Anwar Blokade Jalan Medco dan Tuntut Uang Segini

Melihat kondisi yang tidak menguntungkan masyarakat, akhirnya pihak Humas Medco dan Danramil Julok turun ke lokasi dan memediasi masalah tersebut.

Seorang sumber dari warga Julok, mengatakan, sejumlah warga menuntut Medco membangun jembatan permanen, namun anehnya, tuntutan warga ini harus direalisasi dalam waktu 20 hari lamanya.

“Padahal, untuk pengerjaan gorong-gorong saja membutuhkan waktu paling sedikit 3 bulan lamanya, apalagi jembatan permanen,” kata sumber tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, Humas Medco dan Danramil Julok masih memediasi masaalah tersebut dengan warga tersebut.

To Top