Tunggakan Lampu Jalan Pemkab Nagan Raya Capai Rp 870 Juta

Pemkab Nagan Raya, Aceh, menunggak biaya penerangan jalan umum mencapai Rp870 juta lebih.
Pemkab Nagan Raya
Pengguna jalan melintasi ruas jalan utama di Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Ibu Kota Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, dengan kondisi lampu jalan yang tidak menyala sejak dua bulan terakhir, Selasa (2/2/2021) petang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

ACEHSATU.COM | NAGAN RAYA — Pemkab Nagan Raya, Aceh, menunggak biaya penerangan jalan umum mencapai Rp870 juta lebih.

“Kami berharap pemerintah daerah segera melunasi tunggakan penerangan jalan umum karena hal ini menyangkut dengan kepentingan publik,” kata Anggota DPRK Nagan Raya Sigit Winarno di Nagan Raya, Sabtu.

Akibat tunggakan tersebut, sebagian lampu penerang jalan di kompleks perkantoran pemerintahan di Suka Makmue padam pada malam hari, kata Sigit Winarno.

Menurutnya, persoalan tunggakan penerang jalan umum tersebut sudah pernah dipertanyakan dalam sidang paripurna DPRK Nagan Raya beberapa waktu lalu. Namun, hingga ini masalah tersebut belum tuntas.

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN (Persero) Cabang Meulaboh Ediwan HD mengatakan tunggakan penerangan jalan umum Pemkab Nagan Raya mencapai Rp870,6 juta lebih.

Jumlah tersebut, kata Ediwan, merupakan tunggakan penerangan jalan umum dua bulan, Januari dan Februari 2021.

Pemkab Nagan Raya
Pengguna jalan melintasi ruas jalan utama di Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Ibu Kota Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, dengan kondisi lampu jalan yang tidak menyala sejak dua bulan terakhir, Selasa (2/2/2021) petang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Berdasarkan komunikasi dengan Pemkab Nagan Raya, belum dibayarkan tunggakan tersebut karena Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) 2021 belum disahkan.

“Informasi yang kami terima, biaya penerangan jalan umum tersebut akan dilunasi pada 25 Februari mendatang,” kata Ediwan.

Sebelumnya, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Nagan Raya Indra Herawan mengatakan padamnya lampu penerang jalan umum di kompleks perkantoran tersebut karena kerusakan komponen listrik.

Menurutnya, kerusakan tersebut akan perbaikan secara bertahap agar segera kembali menyala.

Namun, dia tidak bisa memastikan kapan lampu penerang jalan umum di pusat ibu kota Kabupaten Nagan Raya Aceh tersebut kembali menyala karena pihaknya belum menghitung jumlah lampu jalan yang rusak.

“Secepatnya akan kami perbaiki  ketika sudah ada petunjuk atasan,” kata Indra Herawan. (*)