oleh

Tujuh Joki Liar Berstatus Pelajar Diamankan Saat Beraksi di Bantaran Krueng Lamnyong

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Tujuh pembalap liar diamankan oleh personel Polsek Syiah Kuala Polresta Banda Aceh. Ketujuh joki yang masih berstatus pelajar itu diciduk petugas saat sedang beraksi di seputaran bantaran Krueng Lamnyong, Banda Aceh.

Tindakan terhadap ketujuh pembalap liar itu karena selama ini polisi kerap menerima laporan warga di sekitar lokasi yang mengaku sangat.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Syiah Kuala AKP Edi Saputra, SH dalam keterangannya, Minggu (5/7/2020) mengatakan ketujuh pembalap liar tersebut diamankan saat sedang melakukan aksi balapan pada Kamis sore (2/7/2020).

Menurut Kapolsek, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke semua pusat pendidikan di wilayah hukum Polsek Syiah Kuala tentang bahaya aksi balap liar. Apalagi semua pelaku masih berstatus pelajar dalam kategori belum layak untuk mengendarai sepeda motor

“Diamankan ketujuh pembalap liar yang sudah sangat meresahkan warga setempat berdasarkan laporan para warga ke Polsek Syiah Kuala hampir setiap hari,” kata AKP Edi Saputra.

“Menanggapi laporan warga, personel langsung mendatangi lokasi aksi dan terjadi kejar – kejaran, namun kami berhasil mengamankan tujuh unit ranmor beserta para pengendara yang masih berstatus pelajar,” tambah Kapolsek.

Tujuh joki liar itu, masing-masing berinisial SA warga Gampong Ujung Kareung, dengan sepeda motor Yamaha Jupiter MX BL 3313 VF, MS warga gampong Neuheuen, sepeda motor Suzuki Satria tanpa nomor polisi, EG warga gampong Cot Preh dengan tunggangan Yamaha RX King BL 6883 LAL.

Selanjutnya, empat joki asal gampong Lamreh, yaitu AR warga menggunakan Honda Supra BL 6230 AO, FA warga dengan tunggangan Honda Astrea Grand plat nopol sudah dibuka, MAA menggunakan sepeda motor Honda Supra 125 Nopol BL 3163 LP dan ARM menggunakan sepeda motor Honda Supra tanpa nomor polisi. (*)

Indeks Berita