Tujuh Cafe Disegel di Lhokseumawe

Cafe Disegel di Lhokseumawe

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Sebanyak tujuh kafe dan satu minimarket disegel petugas sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Lhokseumawe.

Kafe-kafe tersebut disegel karena dinilai tidak mematuhi aturan PPKM, atau masih beroperasi pada jadwal yang sudah dibatasi hingga pukul 22.00 WIB malam.

“Ada tujuh kafe dan satu minimarket yang disegel terhitung dari 1 hingga 13 Juni 2021,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Zulkifli, Minggu (13/6/2021).

Lanjut Zulkifli, agar kafe yang disegel itu bisa kembali dibuka dan beroperasi, pemilik usaha tersebut harus memenuhi atauran protokol covid-19.

Yakni, menyediakan tempat cuci tangan, jaga jarak, tamu dan karyawan memakai masker, dan juga tutup sesuai aturan jam yang berlaku.

“Rata-rata yang disegel hingga tiga hari, jika pemilik usaha bisa mematuhi aturan tersebut maka akan kembali bisa beroperasi,” ujar Zul.

Zul menambahkan, tak henti-hentinya petugas gabungan yang melakukan razia tersebut mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan sesuai dengan surat edaran pemerintah Kota Lhokseumawe, guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga memberikan contoh yang baik.

“Ini masih ada tersisa empat kafe yang belum dibuka, dan PPKM ini akan berlangsung hingga 14 Juni 2021, sesuai dengan surat edaran,” ungkapnya.