Tolak Penahanan, Anita Ajukan Praperadilan, Polisi Bongkar Peran di Kasus Surat Palsu Djoko Tjandra

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking. | Foto detikcom

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pengacara Djoko Tjandra, Anika Kolopaking, menandatangani berita acara penolakan penahanannya oleh polisi.

Melalui Tim Advokat Pembela, dia secara resmi mengajukan gugatan praperadilan terhadap Bareskrim Polri.

Sebelumnya polisi telah mengungkap peran Anita terkait pembuatan surat jalan palsu Djoko Tjandra.

Juru bicara Tim Advokat Pembela Ibu Anita Dewi Kolopaking, RM Tito Hananta Kusuma kepada wartawan menyatakan keberatan dengan penahanan Bareskrim Polri terhadap Anita.

“Anita Kolopaking telah menandatangani berita acara penolakan penahanan karena tidak terima dengan penahanan yang dilakukan terhadap dirinya, dan kami sudah mendaftarkan gugatan praperadilan ke pengadilan negeri terhadap upaya penahanan tersebut,” kata Tito, Minggu (9/8/2020).

Tito berpendapat, Anita semestinya tidak perlu ditahan sebab kliennya bersikap kooperatif, tidak akan melarikan diri, dan tidak akan menghilangkan barang bukti.

“Tetapi kenapa penahanan tetap dilakukan? Jadi kami melakukan upaya praperadilan untuk menguji penetapan tersangka dan penahanan terhadap Ibu Anita Dewi Kolopaking,” ucapnya.

Ditetapkan Tersangka

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri langsung menahan Anita selama 20 hari setelah melakukan pemeriksaan terkait surat jalan Djoko Tjandra pada Sabtu (8/8/2020).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setyono, mengatakan Anita diperiksa hingga pukul 04.00 WIB dini hari. Dari hasil pemeriksaan diputuskan Anita perlu ditahan untuk 20 hari ke depan.

“Pagi ini tanggal 8 Agustus 2020 sampai dengan 20 hari ke depan, yang bersangkutan ditahan di Rutan Bareskrim Polri,” kata Awi kepada wartawan, Sabtu (8/8/2020).

Anita oleh penyidik Bareskrim Polri ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis (30/7/2020) lalu.

Penetapan terhadap Anita itu dilakukan setelah memeriksa 23 saksi dan melakukan gelar perkara.

Alasan Penahanan

Terkait penahanan, Awi menerangkan, dasar penahanan tersebut lantaran Anita merupakan sosok yang menjembatani Djoko Tjandra.

Salah satunya dengan membuat surat palsu.

“Pertama yang jelas peran yang bersangkutan seperti kemarin kami sampaikan yang bersangkutan selama ini menjembatani kepentingnnya Djoko Tjandra dengan surat jalan palsu yang dibuat oleh BJP PU,” ungkap Awi.(*)