Tokoh Masyarakat Lhokseumawe Dukung Pelaksanaan Proyek Multiyears, Ini Alasannya

Fazil menilai, walaupun Lhokseumawe tidak masuk kedalam daftar Proyek Multiyears, dirinya mendukung kegiatan tersebut terlaksana karena dapat membangun Central Busines Distrik (CBD).
Foto. Istimewa

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Salah seorang tokoh masyarakat Kota Lhokseumawe, Teuku Fazil mendukung penuh program  proyek multiyears yang dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh.

Fazil menilai, walaupun Lhokseumawe tidak masuk kedalam daftar Proyek Multiyears, dirinya  mendukung kegiatan tersebut terlaksana karena dapat membangun Central Busines Distrik  (CBD).

Hal tersebut disampaika Teuku Fadil dalam rilisnya yang diterima ACEHSATU.COM Kamis (24/9/2020).

Fazil menambahkan, Kota Lhokseumawe bisa mengarah menjadi kota “JASA” dengan disuplai barang-barang dari seluruh Aceh yang terkoneksi melalui jalan multiyears dan Tol Trans Sumatera (Aceh-Lampung) kedepan.

“Secara geografis  Kota Lhokseumawe  berada di dalam kawasan yang strategis untuk menghidupkan ekonomi rakyat,”ujarnya.

Dijelaskannya, Sebagai contoh para petani dari Gayo Lues bisa dengan cepat membawa hasil alamnya ke Lhokseumawe melalui jalan Lokop Aceh Timur menuju pelabuhan Kota Lhokseumawe.

Sehingga tinggal bagaimana saja Lhokseumawe mengatur mekanisme ekspor-impor barang melalui pelabuhan port lhokseumawe.

Begitu juga daerah pantai barat selatan bisa dengan mudah akses menuju Banda Aceh dan sekitarnya karena terkoneksi dengan cepat.

“Dengan demikian, akan tumbuh pusat-pusat perekonomian lainya bagi Lhokseumawe seperti tata niaga dan sebagainya,” ungkapnya.

Artinya biarpun proyek multiyears tidak masuk ke lhokseumawe tetapi akan ada efek perputaran uang di Lhokseumawe itu sendiri.

jadi istilah “bek watee trok kapai baro tapula lada” bisa segera kita tinggalkan.

Semua daerah diaceh yg tidak masuk dalam program multiyears mempunyai potensi yang sama seperti Lhokseumawe juga. (*)