oleh

Tinjau Pembangunan Bermasalah, Muspika Simpang Ulim: Keuchik Harus Jeli Melihat RAB

-Aceh Timur-134 views

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Muspika Simpang Ulim terjun ke Desa Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, terkait adanya pelaporan masyarakat dugaan penyalahgunaan dana desa yang dilaporkan masyarakat ke Inspektorat Aceh Timur, Rabu (16/01/2019).

Adapun dugaan yang dilaporkan masyarakat ke Inspektorat Aceh Timur kemarin yaitu terkait pengerasan jalan yang tidak sesuai dengan RAB.

“Diduga ada penyimpagan pengelolaan dana desa yaitu penimbunan jalan di gampong kami, Seharusnya jalan tersebut yang harus ditimbun dengan material 372 mater sesuai dengan RAB di dua titik, sedangkan yang dibangun oleh keuchik 200 meter di dua titik tersebut, yang 172 meter lagi dikemanakan,” Kata Adlan Usman (38) yang didampingi beberapa masyarakat lainnya di inspektorat, Selasa (15/01) kemarin.

BACA: Warga Teupin Breuh Desak Inspektorat Aceh Timur Lakukan Audit, Terkait Penyalahgunaan ADG

Sedangkan Pj Keuchik Desa Teumpin Breuh Murni melalui telepon seluler mengatakan membenarkan pekerjaan penimbunan jalan tersebut tidak sesuai dengan RAB karena kesilapan dalam melihat RAB oleh tim pelaksana.

“Iya benar, pekerjaan tersebut dikerjakan 200 meter, bukan 372 meter, karena kesilapan tim pelaksana dalam melihat RAB saat pengerasan jalan tersebut. Hari ini sudah dikerjakan kembali pembangunan tersebut oleh tim pelaksana untuk mencukupi meter tersebut sesuai dengan RAB, yaitu 172 meter lagi,” ungkap Murni.

Muspika Simpang Ulim mengetahui masalah tersebut dari media ACEHSATU.com langsung terjun ke Desa Teupin Breuh untuk mengecek kebenaran, adapun yang turun kelapangan Camat Rusamin SE, Kapolsek Simpang Ulim AKP Dasril SE, Wakil Danramil Serka Syarifuddin, PJ Keuchik, Aparatur Desa dan Masyarakat.

BACA: Bupati Aceh Timur Imbau Masyarakat Harus Hentikan Kegiatan Saat Azan Berkumandang

“Sekarang pengerasan jalan yang sisanya 172 meter lagi, memang sedang dilanjutkan pekerjaannya, coba kita lihat sendiri dilapangan, pekerjaan tersebut sedang dikerjakan,” kata camat dilokasi.

“Kami harap kepada semua keuchik atau tim pelaksana untuk kedepan harus jeli dalam melihat RAB pembangunan supaya tidak lagi terjadi gejolak dikalangan masyarakat  dan juga ini harus bisa menjadi contoh atau pelajaran untuk desa-desa yang lain,” harap camat Rusamin SE. (*)

Komentar

Indeks Berita