Tiga Kios di Rantau Peureulak Terbakar

Kios di Rantau Peureulak terbakar. Sedikitnya menghanguskan tiga kios di Desa Buket Pala, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur ludes terbakar sekira pukul 19.00 WIB, Minggu.
Kios di Rantau Peureulak Terbakar
Pemakadam kebakaran bersama masyarakat berusaha memadamkan api yang membakar tiga kios warga di Desa Buket Pala, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (15/11/2020) (ANTARA/HO)

Kios di Rantau Peureulak Terbakar

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR –  Kios di Rantau Peureulak Tebakar. Sedikitnya menghanguskan tiga kios di Desa Buket Pala, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur ludes terbakar sekira pukul 19.00 WIB, Minggu.

Kapolsek Rantau Peureulak Ipda Lutfi Arinugraha Pratama mengatakan tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai lebih kurang Rp250 juta rupiah.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,”kata Ipda Lutfi.

Kios di Rantau Peureulak Terbakar
Pemakadam kebakaran bersama masyarakat berusaha memadamkan api yang membakar tiga kios warga di Desa Buket Pala, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (15/11/2020) (ANTARA/HO)

Ia menyebutkan adapun tiga kios diketahui milik Haidir (27), M Hamid (50) dan milik Yanti (23). Ketiganya warga Rantau Peureulak, Aceh Timur.

Ipda Lutfi Arinugraha Pratama mengatakan, menurut keterangan saksi Nurmasita (45) kejadian itu terjadi pada saat masyarakat setempat sedang melaksanakan ibadah shalat magrib. Dan ketiga kios tersebut dalam keadaan tutup.

Nurmasita keluar dari rumah setelah selesai melaksanakan shalat magrib, tiba-tiba melihat di dalam kios milik M Hamid mengeluarkan asap dan api, dengan sepontan Nurmasita langsung berteriak meminta tolong.

“Melihat api semakin lama semakin membesar, salah satu perangkat desa menghubungi pos pemadam kebakaran Kecamatan Rantau Peureulak.

Tidak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi kebakaran dan langsung memadamkan api yang sudah mulai membesar,”kata Kapolsek. (*)