oleh

Tiga Joki di Bawah Umur Diamankan Polisi di Banda Aceh

-Banda Aceh-822 views

Tiga Joki di Bawah Umur Diamankan Polisi di Banda Aceh

ACEHSATU.COM – Tiga joki di bawah umur beserta sepeda motor yang mereka tunggangi diamankan polisi.

Ketiga joki tersebut diamankan polisi karena terlibat balapan liar di kawasan Ulee Lheue, Kota banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kepala Satuan Sabhara Kompol Yusuf Hariadi di Banda Aceh, Selasa, mengatakan setelah diamankan, tiga anak tersebut dikembalikan kepada orang tuanya.

“Ketiga joki balap liar tersebut berusia 12 hingga 16 tahun. Mereka ditangkap, Selasa (28/4) pagi. Aksi mereka, selain membahayakan diri sendiri juga orang lain,” kata Kompol Yusuf Hariadi, seperti dilansir Antara, Selasa (28/4/2020).

Ketiga anak terlibat balapan liar tersebut yakni berinisial DG (16), pelajar kelas tiga SMP di Banda Aceh, MIF (12), murid SD kelas enam, dan AR (14), pelajar SMP kelas dua di Aceh Besar.

Kompol Yusuf Hariadi mengatakan pihaknya memanggil orang tua ketiga anak tersebut. Kepada orang tua diharapkan membina anak mereka.

Sedangkan sepeda motor yang digunakan untuk balapan liar baru akan dikembalikan setelah hari raya Idul Fitri. Pengambilan sepeda motor harus dilengkapi surat dan kelengkapan kendaraan.

“Kami mengimbau orang tua menjaga dan mengawasi anak mereka agar tidak terlibat balapan liar. Aksi mereka membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Jika terjadi kecelakaan, orang tua ikut bertanggung jawab,” kata Kompol Yusuf Hariadi.

Sementara itu, MIF terisak-isak setelah ditangkap polisi. Murid kelas enam sekolah dasar ini teringat kepada orang tuanya. MIF merasa bersalah karena tidak patuh kepada kedua orang tuanya.

Begitu juga dengan DG (16), mengaku ibunya yang sedang hamil tua sedih setelah dirinya ditangkap polisi karena balap liar. Pelajar kelas tiga SMP ini merasa bersalah karena aksinya kebut-kebutan bisa mencelakanan dirinya dan orang lain.

Lain halnya dengan AR. Pelajar kelas dua SMP ini saat ditangkap polisi tidak memakai baju. Ia mengaku bajunya diberikan kepada kawan karena basahan saat balap liar.

Saat polisi tiba, temannya lari sehingga AR tidak pakai baju saat ditangkap. AR juga mengaku sedih jika dirinya ditahan karena tidak bisa membantu orang tuanya. (*)

Indeks Berita