Tidak Menggunakan Masker, 45 Warga Aceh Tamiang Diberikan Sanksi

Sebanyak 45 warga tidak menggunakan masker kembali terjaring tim Satgas Pengendalian dan Pencegahan Covid-19 Aceh Tamiang di jalan Cut Nyak Dhien ujung Jembatan Kota Kuala Simpang Senin (28/9/20).
Razia masker
Sebanyak 45 warga tidak menggunakan masker kembali terjaring tim Satgas Pengendalian dan Pencegahan Covid-19 Aceh Tamiang di jalan Cut Nyak Dhien ujung Jembatan Kota Kuala Simpang Senin (28/9/20).

Laporan Reki Ilham

ACEHSATU.COM|ACEH TAMIANG – Sebanyak 45 warga tidak menggunakan masker kembali terjaring tim Satgas Pengendalian dan Pencegahan Covid-19 Aceh Tamiang di jalan Cut Nyak Dhien ujung Jembatan Kota Kuala Simpang Senin (28/9/20).

Kegiatan razia masker tersebut sebagai tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Bupati Aceh Tamiang Nomor 30 Tahun 2020.

Kegiatan ini juga menjadi sorotan warga Lainya, karena masih ada pelanggar yang hingga saat ini belum mematuhi protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker pada saat sedang beraktivitas agar dapat memutuskan mata rantai Covid-19 di Bumi Muda Sedia ini.

Sebelum memulai razia, sekira pukul 14.15 WIB para personel yang bertugas, terlebih dahulu melaksanakan apel gabungan persiapan di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mursil.

Dalam arahannya Mursil mengatakan bahwa kegiatan razia masker hari ini adalah bentuk penindakan bagi yang tidak mematuhi peraturan.

“Hari ini kita kembali melaksanakan razia masker, tidak ada lagi pembagian masker, langsung ke penindakan. Mari kita buat masyarakat, agar paham akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan,” ujar Mursil.

Usai melaksanakan apel gabungan, rombongan bergerak menuju lokasi pelaksanaan kegiatan.

Bupati Mursil langsung turun tangan sembari mengawasi kegiatan penertiban masker.

Pantauan sementara, terlihat banyak masyarakat yang telah paham betapa pentingnya menggunakan masker.

Namun tidak sedikit juga yang masih mengacuhkan peraturan sekaligus protokol kesehatan untuk menggunakan masker.

Para pelanggar ditindak langsung di tempat sesuai Perbup yang berlaku dan sanksi yang diberikan oleh petugas razia berupa push up, melafalkan pancasila, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Besar harapan Bupati Aceh Tamiang , dengan adanya Perbup ini Kabupaten Aceh Tamiang dapat segera berubah dari zona orange menuju ke kuning dan hijau. (*)