Aceh Utara

Tidak Dikasih Uang, Pemuda Lhoksukon Pukuli Ibunya dengan Rantai Sepeda Motor

karena tidak diberikan uang pada malam hari. Pada siang hari pelaku kembali meminta sejumlah uang pada ibunya. Saat itu, korban mengaku tidak mempunyai uang. Tanpa diduga sang ibu, HS langsung mengambil sebuah rantai sepmor dan memukuli ibunya dibagian kepala.

Acehsatu.com | Furqan

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA – Hadijah (56), warga Gampong Cot Glumpang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas setempat karena mengalami luka di bagian kepalanya. Korban diduga dipukul oleh anak kandungnya sendiri HS (25) dengan menggunakan rantai sepeda motor, Rabu (13/09/2017).

Menurut keterangan Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu pelaku pulang dari kampung tetangga, Meunasah Mancang Kecamatan Lhoksukon, kemudian pelaku membangunkan ibunya dan meminta sejumlah uang.

Namun sang ibu tidak memenuhi permintaan tersebut. Kemudian HS masuk ke kamarnya sendiri,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi.

AKP Teguh Yano Budi melanjutkan, karena tidak diberikan uang pada malam hari. Pada siang hari pelaku kembali meminta sejumlah uang pada ibunya. Saat itu, korban mengaku tidak mempunyai uang.

Tanpa diduga sang ibu, HS yang merupakan anak kandungnya sendiri langsung mengambil sebuah rantai sepeda motor dan memukuli ibunya dibagian kepala.

“Setelah korban terjatuh, pelaku langsung melarikan diri lewat pintu belakang rumah. Saat itu korban sempat teriak minta tolong, sehingga warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung mengejar pelaku dan berhasil ditangkap,” ujar AKP Teguh Yano Budi.

Saat ini pelaku HS telah diamankan di Polsek Lhoksukon untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam pemerikasaan pelaku HS berbicara tidak jelas. Menurut keterangan keluarganya, pelaku pernah mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa Banda Aceh. diduga pelaku mengalami gangguan jiwa karena sering menggunakan narkoba jenis sabu, pungkas AKP Teguh Yano Budi.

To Top