ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla hari ini bertandang ke Aceh.

JK akan memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Milad ke 58 Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Senin (2/9/2019).

Jusuf Kalla didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil, Rektor Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng, dan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Jusuf Kalla juga dijadwalkan turut meresmikan tiga bangunan fakultas di Unsyiah yang merupakan proyek 7 in 1 didanai oleh Saudi Fund Development (SFD).

Adalah Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan Fakultas Kelautan Perikanan (FKP).

Wapres Jusuf Kalla juga tercatat sebagai salah satu penerima anugerah Doktor Honoris Causa (Dr HC) dari Unsyiah pada 2015. Jusuf Kalla dianggap berperan besar dalam proses perdamaian Aceh.

Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal mengatakan, di usia ke-58, Unsyiah semakin dekat dengan visinya untuk menjadi universitas inovatif, mandiri dan terkemuka.

Kiprah Unsyiah semakin diperhitungkan di level nasional dan internasional. Lompatan prestasi signifikan Unsyiah dimulai empat tahun lalu yang berhasil meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional.

Unsyiah juga masuk ke dalam delapan perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics, nomor tujuh versi Scimago Institutions Rangkings, dan peringkat 14 secara nasional menurut Science and Technology Index (Sinta) Kemenristekdikti.

Namun, menurut Kemenristekdikti, peringkat umum Unsyiah saat ini masih berada di ranking ke-23 di antara perguruan tinggi lainnya secara nasional.

Meski angka ini lima level lebih baik dari tahun lalu, tetapi menunjukkan jika Unsyiah masih memiliki peluang dan kesempatan yang sangat terbuka untuk terus berkembang di masa depan.

Rektor menjelaskan salah satu upaya mengembangkan dan mengangkat reputasi Unsyiah melalui penguatan kapasitas program studi. Saat ini, Unsyiah memiliki 135 program studi yang bernaung di 12 fakultas, program pascasarjana, dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Gayo Lues.

“Hingga saat ini, jumlah alumni Unsyiah telah mencapai 126.649 orang dan mereka telah berhasil membangun karier dan berkontribusi signifikan dalam masyarakat,” ujar Rektor.

Sepanjang 2019, mahasiswa Unsyiah berhasil meraih paling tidak 66 prestasi, yaitu 10 prestasi internasional, 26 prestasi tingkat nasional, 27 prestasi tingkat regional, dan 3 prestasi tingkat wilayah. Prestasi terakhir Unsyiah berhasil raih Juara Umum pertama di IMT-GT Varsity Carnival di Wailailak, Thailand. (*)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *