Terungkap, Puluhan TKA China di PLTU Nagan Raya tak Punya Izin

Terungkap, Puluhan TKA China di PLTU Nagan Raya tak Punya Izin

ACEHSATU.COM | JEURAM – Puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang berstatus sebagai pekerja di proyek PLTU 3 dan 4 Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh dilaporkan tidak memiliki kelengkapan perizinan kerja dan melakukan penyalahgunaan izin tinggal.

Dari total 29 TKA yang bermasalah tersebut tersebar masing-masing lima orang dari PT PMG, enam orang konsultan di PT PMG serta 18 orang dari PT Tianjin yang semuanya bekerja di proyek PLTU Nagan Raya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Iskandar Syukri dalam keterangannya kepada wartawan membenarkan terkait pekerja asal China di PLTU Nagan Raya ada yang bermasalah.

Pihaknya telah melakukan pengawasan kepatuhan terhadap ketentuan norma kesehatan dan keselamatan kerja (NK3) dan segala perizinan perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing di Kabupaten Nagan Raya.

“Memang ada sejumlah TKA yang bekerja di PT MPG Nagan Raya yang menyalahi prosedur perizinan TKA, dan tidak sesuai dengan surat izin tinggal,” katanya mengutip CNN Indonesia, Minggu (14/6/2020).

Disnakermobduk Aceh juga menertibkan data izin tinggal dan kerja serta kelengkapan administrasi seluruh tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia, khususnya ke Aceh di perusahaan itu.

Terkait penyelahgunaan izin tinggal warga negara China tersebut, Disnakermobduk Aceh memberikan waktu hingga 24 Juni untuk melengkapi dokumen dan segala perizinan. Jika belum dilengkapi juga seluruh TKA yang bermasalah akan dideportasi.

Imigrasi juga diminta memeriksa dan menindaklanjuti temuan tim pengawas tenaga kerja Disnakermobduk Aceh terkait Visa dan Sitas TKA tersebut. (*)