Terungkap! Ini Wasiat Wali Kota Seoul Park Won-soon yang Ditemukan Tewas di Tengah Tuduhan Pelecehan Seksual

ACEHSATU.COM – Sebuah catatan mengungkapkan pesan terakhir Wali kota Seoul, Park Won-soon yang tewas pada Jumat dini hari (10/7/2020).

Pesan wasiat itu berbunyi ucapan maaf Park yang dia sampaikan kepada semua orang. Dia juga meminta agar tubuhnya dikremasi.

Pemerintah kota Seoul pada Jumat (10/7/2020) mengungkap wasiat atau pesan terakhir Park yang ditemukan di rumahnya berbunyi sebagai berikut:

“Saya ingin minta maaf kepada semua orang. Saya ucapkan terima kasih pada semua orang yang telah membersamai saya dalam kehidupan saya ini. Saya selalu merasa sedih kepada keluarga saya karena saya telah memberikan penderitaan pada mereka. Tolong kremasi tubuh saya dan sebarkan di sekitar makam orangtua saya.” Seperti dikutip Kompas.com.

Demikian bunyi pesan tersebut.

Jasad Park ditemukan Jumat dini hari, beberapa jam setelah dilaporkan menghilang dan pihak kepolisian mengerahkan pencarian masif di hutan perbukitan bagian utara Seoul.

Melansir The Associated Press, ketika jasad ditemukan, tidak ada tanda-tanda Park mendapat serangan kekerasan fisik namun pihak kepolisian menolak untuk membeberkan penyebab kematiannya.

Pada Kamis kemarin, putrinya sempat menghubungi polisi dan melaporkan bahwa ayahnya seperti memberi ‘pesan terakhir’ secara verbal kepadanya di pagi hari sebelum meninggalkan rumah.

Pihak otoritas kemudian mengerahkan sekitar 600 petugas dan petugas pemadam kebakaran, pesawat nirawak dan anjing pelacak untuk menemukan Park.

Park yang tewas di usia 64 tahun dikenal sebagai aktivis sipil dan pengacara HAM yang terpilih menjadi wali kota Seoul pada 2011.

Dia menjadi wali kota pertama yang dipilih sebanyak 3 kali, terakhir pada Juni 2018.

Dia juga dipertimbangkan sebagai presiden potensial di ajang pemilihan umum presiden Korea Selatan pada 2022 mendatang. (*)