Terungkap, Ini Fakta Sebenarnya di Balik Aksi Penyiar Malaysia Tutup 1 Mata untuk Palestina

ACEHSATU.COM – Foto-foto penyiar televisi Malaysia mengenakan penutup di salah satu matanya berseliweran di media sosial. Aksi tutup satu mata itu diklaim sebagai solidaritas untuk seorang Palestina yang ditembak tentara Israel.

Dalam narasi yang beredar, disebutkan penembakan itu terjadi pada 2021, saat gesekan antara Palestina dan Israel kembali menguat Mei ini. Bagaimana faktanya?

Menurut kantor berita AFP, Jumat (28/5/2021), klaim tersebut menyesatkan. Gambar tersebut menunjukkan dukungan untuk reporter Palestina yang terluka pada 2019, bukan 2021.

Gambar Reposting

Gambar tersebut ternyata hanya sebuah postingan ulang (reposting). Postingan pada 2019, diunggah ulang pada 26 Mei 2021.

Postingan yang beredar di Twitter dan Facebook setelah konflik meningkat antara Israel dan Hamas pada Mei 2021.

Gambar tersebut telah dibagikan dalam konteks yang menyesatkan.

Tangkapan layar postingan tentang penyiar TV Malaysia menutup sebelah matanya (AFP)

Postingan itu diberi judul: “Para penyiar saluran berita Malaysia muncul di layar dengan perban di satu mata di saluran berita masing-masing untuk menunjukkan solidaritas untuk jurnalis Palestina yang ditembak mata oleh pasukan Israel minggu lalu. #freepalestine”.

Nama saluran TV milik pemerintah Malaysia, Alhijrah TV dapat dilihat di bagian atas gambar.

Fakta Sebenarnya

Pencarian online menemukan foto itu telah muncul di sebuah artikel yang diterbitkan oleh Alhijrah TV pada 21 November 2019.

Paragraf pertama artikel berbahasa Malaysia itu berbunyi: “Pembaca Berita Adi Akmal Sehrom membaca segmen terakhir program berita pukul 20.00 di AlHijrah TV tadi malam dengan perban di mata kirinya sebagai simbol solidaritas kepada fotografer Palestina yang mengalami buta di mata kirinya akibat ditembak oleh tentara Zionis saat bertugas Jumat lalu.”

AFP melaporkan bahwa wartawan Palestina, Muath Amarneh, ditembak matanya pada 15 November 2019, saat bentrokan antara para polisi perbatasan Israel dan para demonstran Palestina di Desa Surif, dekat Hebron, di Tepi Barat.

Dalam postingan yang viral itu, sebagian besar gambar berasal dari TV Alhijrah, tapi gambar di tengah menunjukkan siaran oleh TV Palestina pada tahun 2019. Gambar dari siaran tersebut juga pernah diunggah oleh jurnalis Palestina, Yousef Alhelou pada 17 November 2019. (*)