Ternyata Salah Satu Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Asal Medan Warga Bireuen, Pura-pura Baru Pulang dari Malaysia, Begini Kronologinya

ACEHSATU.COM – Penyidik Polres Lhokseumawe dibantu tim Polda Aceh menangkap MYS (28) pembunuh sopir taksi online berinisial C (40) yang mayatnya ditemukan di kawasan wisata Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, pada 6 Juni 2021 lalu. 

Kepala Divisi Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy menyebutkan, tersangka ditangkap 10 Juni 2021 sekitar pukul 00.30 WIB di Pasar Seulimeun, Kecamatan Seulimun, Kabupaten Aceh Besar.

Polisi mengevakuasi mayat tanpa identitas di kawasan wisata Gunung Salak, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (6/6/2021)(Dok Mapolres Lhokseumawe)

“Dia ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe,” sebut Winardy, seperti dilansir Kompas.com, Jumat (11/06/2021).

Mobil korban dijual, 2 penadahnya kini buron

Dikutip dari Kompas.com, Pria asal Desa Laksamana, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen itu mengakui telah merampas mobil korban dan menjualnya.

Bersama tersangka disita barang bukti berupa kartu anjungan tunai mandiri, satu sepeda motor dan satu handphone.

“Uang sisa hasil penjualan Rp 16 juta turut disita. Mobil korban diambil dan dijual,” kata Winardy.

Pembeli mobil, berinisial Y dan L, kini masuk dalam daftar pencarian orang Polda Aceh.

Kronologi, pelaku berpura-pura pulang dari Malaysia dan minta diantar 

“Korban minta diantar dengan tujuan Kota Langsa dari Medan. Pelaku pura-pura baru pulang dari Malaysia dan menelepon korban serta minta diantar,” ujar Winardy.

“Setiba di Langsa korban meminta jemput dua temannya Y dan L. Mereka inilah membunuh korban dengan cara menjerat leher dengan tali sabuk pengaman mobil.”  

Setelah membunuh korban, pelaku membuang tubuhnya ke kawasan wisata Gunung Salak, Aceh Utara.

“Pelaku kini ditahan, sisanya dua lagi kita buru sampai ketemu,” ujar Winardy.

Pelaku masuk sindikat perampas taksi online

Menurut keterangan pelaku, sambung Winardy, mereka sindikat pencurian mobil dan beraksi selalu di Gunung Salak, Aceh Utara.

Sebelumnya, sindikat ini juga telah merampas satu taksi online. Namun korban berhasil menyelamatkan diri dengan cara meloncat ke jurang.

“Mereka ini sindikat bertiga. Kita terus buru pelaku lainnya,” kata Winardy.

Sebelumnya diberitakan, warga menemukan mayat wanita berambut pirang sekitar enam kilometer dari pinggir jalan objek wisata Gunung Salak, Aceh Utara.

Mayat wanita berambut pirang tersebut belakangan diketahui berinisial C, sopir taksi online asal Medan, Sumatera Utara. (*)