Ternyata Mayat Wanita yang Ditemukan di Gunung Salak Seorang Sopir Taksi Online, Diduga Dibunuh Oleh Pemesan Jasa

Usai melihat sosok mayat itu, Abdul Hasymi langsung menghubungi Kepala Desa setempat untuk memberitahukan apa yang dilihatnya ke pihak kepolisian.

ACEHSATU.COMMisteri penemuan mayat wanita tanpa identitas yang ditemukan warga di jurang Gunung Salak, Jalan KKA-Bener Meriah, Kilometer 31, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara akhirnya terungkap.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto di Lhokseumawe, Senin, mengatakan mayat perempuan tersebut berinisial C warga Kota Medan. Korban merupakan supir online dan menjadi korban pembunuhan diduga dilakukan penumpangnya.

“Korban adalah supir taksi online, diduga dibunuh oleh pemesan jasa yang memesan tanpa menggunakan aplikasi. Kemungkinan antara korban dan pelaku sudah saling kenal,” kata AKBP Eko Hartanto, seperti dilansir Antara, Senin (7/6/2021).

Foto. Ilustrasi

Kapolres menyebutkan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Petugas sedang memintai keterangan beberapa saksi dan juga masih mengumpulkan data serta barang bukti.

AKBP Eko Hartanto menyebutkan bahwa kuat dugaan korban tewas karena dibunuh. Namun, apakah C korban perampokan atau pemerkosaan kemudian dibunuh, pihaknya belum dapat memastikan karena masih dalam penyelidikan.

“Korban sudah empat hari hilang kontak dengan keluarganya. Saat ini, polisi masih melakukan identifikasi terhadap penumpang terakhir yang memesan jasa taksi online korban,” pungkas AKBP Eko Hartanto.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya ACEHSATU.COM, Sesosok mayat perempuan muda tanpa identitas ditemukan di jurang seputaran Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di KM 31, Jalan KKA, Lintas Takengon – Lhokseumawe.

Menurut informasi yang diperoleh, Mayatnya tersebut ditemukan pertama kali oleh Abdul Hasymi (40) warga Desa Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, sekira pukul 16.00 WIB.

Abdul Hasymi merupakan warga yang menjaga titik jalan rusak di kawasan tersebut.

Usai melihat sosok mayat itu, Abdul Hasymi langsung menghubungi Kepala Desa setempat untuk memberitahukan apa yang dilihatnya ke pihak kepolisian.

Kapolres Lhokseumawe, Eko Hartanto, kepada awak media pada Minggu (6/6/2021) malam mengatakan mayat yang ditemukan tersebut tanpa identitas apapun.

“Tidak ditemukan identitas apapun. Mayat wanita tersebut terlihat mengenakan kaos minim berwana merah muda garis-garis, dan bawahan berwarna hitam. Umurnya diperkirakan 30 tahun, kulit kuning langsat, tinggi badan 150 Cm, rambut dicat warna putih, dan saat ditemukan mengenakan masker medis, diperkirakan sudah dibuang selama sehari, sebelum ditemukan,” jelas Kapolres.

Saat ini, jenazah wanita tanpa identitas tersebut, sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Cut Mutia, Lhokseumawe. (*)