Ternyata Ada Warga Masuk Aceh Lewat “Jalur Tikus” Bayar Ongkos RBT  

Ternyata Ada Warga Masuk Aceh Lewat “Jalur Tikus” Bayar Ongkos RBT  

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Warga yang tidak memenuhi syarat kesehatan di tolak masuk ke Aceh yang saat ini zona hijau melakukan berbagai upaya agar dapat pulang ke kampung.

Mereka masuk lewat jalur tikus yang menghubungkan jalur di Kecamatan Besitang, Langkat dengan jalan menuju Kampung Mentawak, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang menggunakan RBT atau ojek,

“Kita sudah deteksi jalur tikus di daerah Langkat dan sudah kita kordinasikan dengan Kapolres Langkat untuk menertibkan ojek yang membawa penumpang dari angkutan umum masuk ke Aceh,” ujar Kapolres Aceh Tamiang, Ari Lasta Irawan dalam konferensi pers bersama Bupati Aceh Tamiang, Mursil dan Dandim 0117/Atam¸ Letkol Inf Deki Rayusyah Putra di aula Kantor Bupati setempat. Kamis (4/6/2020).

Pihaknya sebut Kapolres sudah mendeteksi dua jalur tikus yang membawa penumpang turun dari angkutan umum masuk ke aceh dengan naik ojek. “Kita akan menempaatkan personil polisi di  dua jalur tikus tersebut dan warga akan kita suruh putar balik nanti,” tambah Ari Lasta Irawan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menepis isu pungli di pos chek poin, tidak ada celah terjadi pungutan liar di Pos Check Poin perbatasan Aceh – Sumatera Utara Kampong Seumadam karena petugas penjagaan di pos perbatasan ini sebanyak 50 orang dan mekanismenya sangat sistematis.

Personil pos ini terdiri dari Tim gugus tugas  pencegahan Covid-19, Kodim 0117/ Aceh Tamiang, personil Polres Aceh Tamiang, personil Dinas Kesehatan Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD Aceh Tamiang ditambah PJR Polda Aceh, Brimob Polda Aceh dan Polisi Militer. (*)