Bireuen

Terkait Teguran Parkir, Ini Jawaban Pengelola Caffe Pos Nongkrong

pada malam Minggu memang diakui dirinya kendaraan yang parkir didepan Caffee Pos Nongkrong memang ramai tetapi tidak semua yang parkir tersebut pengunjung Caffee Pos Nongkrong ada juga pengunjung Suzuya Mall yang memarkirkan kendaraan di depan pos nongkrong.

Foto | Fajri Bugak

ACEHSATU.COM |BIREUEN –  Terkait  surat teguran dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bireuen  yang ditujukan kepada pemilik Caffee Pos Nongkrong  beberapa waktu lalu.

Mendapat respon positif dari Pihak pengelola Caffe Pos Nongkrong, Pengelola Cafe memastikan bahwa pihaknya sudah menerima surat teguran dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen yang meminta pengelola Pos Nongkrong agar menyediakan tempat parkir khusus bagi para pengunjung Caffee tersebut supaya tidak menggangu penguna jalan.

Hal tersebut disampaikan pengelola Caffee Pos Nongkrong,Rabu,(11/10/2017),menjawab media ini di Caffee Pos Nongkrong.

“Suratnya sudah kita terima. Sekarang sedang kita cari solusi, kami akan duduk dengan pengelola parkir,”kata Mulyadi.

Dikatakan Mulyadi, pada malam Minggu memang diakui dirinya kendaraan yang parkir didepan Caffee Pos Nongkrong memang ramai tetapi tidak semua yang parkir tersebut pengunjung  Caffee Pos Nongkrong ada juga pengunjung Suzuya Mall yang memarkirkan kendaraan di depan pos nongkrong.

Mulyadi, menjelaskan surat teguran yang dilayangkan oleh Dishub Bireuen terkesan aneh, dikarenakan pengelolaan parkir bukan dibawa kendali pengelola Caffee Pos Nongkrong melainkan pengelolaan parkir dibawah kendali pihak ketiga yang di kontrakan oleh Dishub sendiri.

“Tetapi tidak apa-apa tidak kami persoalkan, kita hormati surat teguran tersebut. Akan kita cari solusi,kita tata kembali” jelasMulyadi.

Mulyadi sendiri menerima setiap kritikan dan masukan yang disampaikan oleh semua pihak untuk kebaikan bersama serta untuk sama-sama memajukan Bireuen.

Mulyadi menambahkan kehadiran Caffee Pos Nongkrong ditengah-tengah kota Bireuen selain mampu menciptakan peluang kerja baru. Ia juga punya niat agar geliat kota Bireuen pada malam hari terasa hidup

Pihaknya memanfaatkan tempat kosog dijadikan tempat Caffee agar masyarakat ramai ke Kota Bireuen masyarakat ramai geliat ekonomi masyarakat akan tumbuh jika kota ramai.

To Top