Terjadi 38 Gempa di Aceh dalam Sepekan Terakhir

Stasiun Geofisika BMKG Deli Serdang, Sumatera Utara mencatat dalam sepekan terakhir, dari 27 November hingga 3 Desember 2020, terjadi 38 gempa bumi di wilayah provinsi itu dan Aceh sekitarnya.
Gempa di aceh
Stasiun Geofisika BMKG Deli Serdang , Sumatera Utara, mencatat​​dalam sepekan terakhir yaitu dari 27 November hingga 3 Desember 2020, terjadi 38 gempa bumi di wilayah Sumatera Utara dan Aceh sekitarnya. (ANTARA/HO)

Gempa di Aceh

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Gempa di Aceh sudah terjadi 38 kali dalam rentang waktu sepekan terakhir.

Stasiun Geofisika BMKG Deli Serdang, Sumatera Utara mencatat dalam sepekan terakhir, dari 27 November hingga 3 Desember 2020, terjadi 38 gempa bumi di wilayah provinsi itu dan Aceh sekitarnya.

“Gempa yang terjadi dengan magnitudo bervariasi, yakni terkecil magnitudo 2.0 dan terbesar magnitudo 4.9,” kata Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang Teguh Rahayu di Medan, Sabtu.

Kedalaman gempa bumi yang terjadi tersebut berkisar antara 1 km sampai 140 km dengan pusat gempa bumi berada di darat dan laut, yaitu 24 kejadian berpusat di darat dan di laut 14 kejadian.

Gempa di aceh
Stasiun Geofisika BMKG Deli Serdang , Sumatera Utara, mencatat​​dalam sepekan terakhir yaitu dari 27 November hingga 3 Desember 2020, terjadi 38 gempa bumi di wilayah Sumatera Utara dan Aceh sekitarnya. (ANTARA/HO)

Dari 38 kejadian gempa bumi tersebut, terdapat 1 kejadian gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat.

Guncangan gempa bumi dirasakan pada hari Kamis, 3 Desember 2020 pukul 10:51:00 WIB, dengan M= 4.9, episenter terletak pada koordinat 4.61 LU dan 97.82 BT, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 21 km arah barat laut Kota Langsa, Aceh, pada kedalaman 8 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal aktif.

“Guncangan gempa bumi dirasakan di wilayah Langsa. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan ada truk berlalu,” katanya. (*)