Abdya

Terhambat Izin, Pabrik Air Mineral di Kuta Tinggi Henti Beroperasi

Aspirasi permintaan pekerja yang sudah pernah mengadu ke Wabup dan DPRK Abdya belum mendapatkan respon sama sekali.

Foto | Mimi Saputra

ACEHSATU.COM | ABDYA — Pemberhentian operasional pabrik Air Minum Mineral Dalam Kemasan (AMDK) masih menjadi polemik antara pekerja dan aparatur gampong dikarenakan surat perizinan.

Pemberhentian operasional operasi pabrik AMDK karena tidak adanya izin rekomendasi dari gampong.

Hal tersebut dibenarkan dengan Surat Absensi Masyarakat dalam Rapat Pembahasan tentang Komitmen/Perjanjian Perusahaan Ie Dikila dengan Gampong Kuta Tinggi yang dilaksanakan pada Sabtu (21/10/2017).

Berdasarkan surat tersebut, pabrik AMDK tidak mengantongi izin dari aparatur gampong dan kemudian ditindaklanjut oleh pemerintah melalui Dinas Penanam Modal.

Pelayanan, Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Transmigrasi (DPMPTSP & TKT) untuk diberhentikan beroperasi.

Keucik Gampong Kuta Tinggi, Sabrani, mengatakan tidak memberikan Izin Rekomendasi Pabrik AMDK dikarenakan murni permintaan dari masyarakat Gampong Kuta Tinggi.

“Persoalan nyan tanggapan lon selaku keucik gampong, bukan saya yang tidak memberikan rekom tapi keinginan dari masyarakat gampong, mereka menyampaikan kepada keucik untuk tidak memberikan”  kata Sabrani pada Senin (08/05/2018).

Namun berbeda halnya dengan pernyataan dari dua warga Gampong Kuta Tinggi.

Keduanya tidak tahu menahu tentang rapat dan absensi tersebut, malahan tidak mengetahui keperluan absensi itu digunakan untuk keperluan apa dengan mencantum nama mereka tanpa sepengetahuan.

“Tidak tahu nama saya ada di situ, tiba tiba ada yang konfirmasi ada nama saya di situ, saya terkejut jugakan kenapa nama saya ada di situ namun tanda tangan yang berbeda” ungkap warga Kuta Tinggi berinisial  MT pada Sabtu (12/05/2018).

Polemik surat izin tersebut masih tanda tanya bagi pekerja dan warga. Dari sisi lainnya, aspirasi permintaan pekerja yang sudah pernah mengadu ke Wabup dan DPRK Abdya belum mendapatkan respon sama sekali. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top