Tengku Zul: Qanun LKS Menjadikan Bank di Aceh Bebas Riba

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020 Tengku Zulkarnaen mengatakan keberadaan Qanun LKS (Lembaga Keuangan Syariah) menjadikan bank-bank yang beroperasi di Aceh Bebas riba.

ACEHSATU.COM, ACEH BESAR – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020 Tengku Zulkarnaen mengatakan keberadaan Qanun LKS (Lembaga Keuangan Syariah) menjadikan bank-bank yang beroperasi di Aceh Bebas riba.

Pernyataan Tengku Zul tersebut dilontarkan saat beliau menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Babul Maghfirah Gampong Tanjung Selamat Kecamatan Darussalam Aceh Besar, Jumat (5/2/2021).

“Masyarakat Aceh patut bersyukur karena dapat menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari terlebih terkait dengan dikeluarkannya perda (Qanun) tentang lembaga keuangan syariah dapat membebaskan umat dari riba”, ujar Tengku Zul.

Menurutnya Islam adalah agama yang sempurna, semua aturan telah ada baik dalam Al-Quran maupun sunnah Rasulullah Saw, oleh sebab itu setiap muslim wajib masuk Islam secara kaffah agar memperoleh kesempurnaan iman.

“Islam mengatur kehidupan beribadah dengan Allah SWT hingga bermuamalah (transaksi), jual beli, sewa menyewa, utang piutang, dan bagi hasil dengan akad mudharabah”, tambah ulama asal Medan.

Bahkan Tengku Zulkarnaen berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah meresmikan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.

Katanya lagi, “saat ini nasabah bank syariah di Indonesia baru mencapai 5 persen, angka yang sangat kecil, artinya masih ada 95 persen umat Islam yang masih bertransaksi di bank riba.”

“Karena itu masyarakat Aceh patut berbangga karena bank-bank di Aceh sudah menjalankan sistem syariah dalam operasionalnya.” pungkas Tgk Zul. (*)