Nanggroe

Temuan DKP: Ada Ikan Berformalin di Aceh Tengah dan Sabang

DKP Aceh menguji sebanyak 145 sampel pada inspeksi yang dilakukan pada periode April-Mei 2018.

FOTO | ILUSTRASI

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Temuan mengejutkan tentang makanan yang mengandung bahan berbahaya dirilis UPTD Laboratorium  Pembinaan dan Pengujian Mutu dan Hasil Perikanan (LPPMHP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh dan Badan Pengujian Obat dan Makanan (BPOM) Aceh terhadap takjil saat Ramadhan 1439 H.

Dalam sebuah konferensi pers di ruang kerja Gubernur, kemarin, DKP Aceh memeriksa 32 sampel ikan dari Pasar Ikan Paya Ilang dan Pasar Bawah, Aceh Tengah.

Hasilnya menunjukkan 11 sampel positif mengandung formalin.

Sedangkan ikan dari Pasar Ikan Kota Sabang, sebanyak tiga sampel positif mengandung formalin, dari tujuh sampel yang diperiksa.

DKP Aceh menguji sebanyak 145 sampel pada inspeksi yang dilakukan pada periode April-Mei 2018.

Sampel ikan yang diuji, yakni cumi-cumi, udang putih, ikan kerapu, bawal, dencis, ikan Pisang-Pisang, ikan Jenara, ikan kantup, ikan nila, dan  ikan Cirik. Formalin juga ditemukan dalam es batangan untuk pengawetan ikan tersebut. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top