Tempat-tempat ibadah non-Muslim di zona hijau Malaysia untuk dibuka kembali di bawah protokol kesehatan yang ketat

ACEHSATU.COM, KUALA LUPUR – Sebanyak 174 tempat ibadah non-Muslim di zona hijau akan diizinkan dibuka pada hari-hari tertentu mulai 10 Juni, kata Menteri Senior Malaysia Ismail Sabri Yaakob.

Mengutip channelnewsasia dalam konferensi pers pada hari Kamis (21/05/2020), ia mengatakan keputusan itu dibuat setelah Menteri Persatuan Nasional Halimah Mohamed Sadique bertemu dengan para kepala organisasi yang mewakili berbagai kelompok agama.

“Mereka bertemu sebelumnya hari ini dan sepakat bahwa tempat-tempat ibadah ini akan diizinkan beroperasi di bawah prosedur operasi standar yang ketat (SOP).

“Ini termasuk hanya mengizinkan hingga 30 jemaah pada satu waktu, tetapi itu juga akan tergantung pada ukuran premis. Jika terlalu kecil untuk 30 orang, maka manajemen masing-masing harus memastikan jumlah yang lebih tepat, ”kata menteri senior.

Mr Ismail Sabri mengatakan selain menerapkan SOP seperti wajib menggunakan pembersih tangan dan masker wajah, jamaah di atas usia 70 dan di bawah usia 12 tidak akan diizinkan masuk, karena mereka berada dalam kelompok berisiko tinggi.

“Selain itu, tempat-tempat ini hanya akan terbuka untuk orang Malaysia. Kebangsaan lain tidak akan diizinkan masuk ke kuil atau gereja.

“Harus juga dicatat bahwa tempat ini hanya akan diizinkan untuk dibuka pada hari-hari penting. Misalnya, hari Minggu untuk gereja. Akan ada hari-hari penting yang serupa untuk komunitas Hindu dan Budha juga. Kami hanya akan mengizinkan satu atau dua hari dalam seminggu untuk tempat-tempat ini untuk beroperasi, ”katanya.

Dari 174 tempat ibadah, 84 adalah kuil Hindu, 67 adalah gereja, 15 adalah kuil Buddha dan delapan adalah Gurdwara.

Menteri senior menekankan bahwa acara-acara seperti pernikahan masih tidak diizinkan di tempat-tempat ibadah ini. Petugas dari Kementerian Persatuan Nasional telah ditunjuk untuk mengawasi operasi tempat-tempat ibadah ini.

“Harap dicatat bahwa jika SOP ditentang, izin untuk beroperasi dapat ditarik,” ia memperingatkan.

Hingga saat ini, total 126 kabupaten telah dinyatakan sebagai zona hijau. Sekarang ada tujuh zona merah .

Pekan lalu, pemerintah mengumumkan bahwa semua masjid dan surau tertentu di wilayah federal akan dapat melakukan shalat Jumat mulai 15 Mei. Selain itu, shalat Tarawih harian dan shalat Hari Raya juga akan diizinkan, tunduk pada SOP yang ketat. (*)