Target Posisi Satu Pariwisata Halal Dunia, Sandiaga Uno Canangkan Event Pariwisata Islam Global di Aceh

"Dunia akan melihat Aceh dan mudah-mudahan pada 2025 kita menduduki posisi satu dari global muslim travel indeks. Tinggal setingkat lagi kita mengungguli Malaysia," Sandiaga Uno
Sandiaga Uno berduka
Sandiaga Uno saat memberikan pernyataan terkait Aceh Culinary Festival 2021. (Arsip Kemenparekraf)

ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mencanangkan event internasional di Aceh berupa festival pariwisata islam global dan festival ekonomi kreatif, rencananya ide tersebut akan digagas tahun depan.

Festival tersebut dilaksanakan, karena saat ini Indonesia berada pada posisi dua dunia untuk kategori pariwisata halal di bawah Malaysia.

Dengan even tersebut, dunia akan melihat Aceh, ditargetkan tahun 2025, Indonesia menduduki posisi satu dari global muslim travel indeks.

“Tinggal setingkat lagi kita mengungguli Malaysia menjadi untuk kategori pariwisata halal dunia” ujar  Sandiaga Uno di Aceh, Rabu  3 Agustus 2022

Baca : Menparekraf RI Tunjuk Toke Seu’um Jadi Ketua Mangrove se Indonesia

“Pariwisata halal episentrumnya ada  di Aceh. Maka saya ingin menggagas tahun depan harus ada event internasional di sini,” kata Sandiaga Uno dikutip tacehsatu.com dari antara.com, Rabu (3/8/2022)

Kemenparekraf mengaku segera mencanangkan kegiatan global Islamic tourism and creative economy festival (pariwisata islam global dan festival ekonomi kreatif) di Aceh.

sandiaga uno
Walikota Langsa, Usman Abdullah ngajakin Sandiaga Uno buka masker sejenak untuk hirup udara, karena ini adalah pabrik oksigen terbesar di Asia Tenggara.

“Ini harus kita clearkan, dan mari sama-sama kita canangkan 2023 atau 2024 event tersebut kita buat di Aceh, dan mengundang dunia pariwisata,” ujarnya.

Baca : Menparekraf Sandiaga Buka Aceh Culinary Festival 2021

Pariwisata Halal Nomor Satu

Sandi menyampaikan, festival seperti itu perlu dilaksanakan karena Indonesia sudah berada pada posisi dua dunia untuk kategori pariwisata halal di bawah Malaysia.

Dengan event tersebut, lanjut Sandi, maka dunia akan melihat Aceh dengan pariwisata halalnya, sehingga nantinya Indonesia bisa menggeser posisi negeri jiran tersebut.

“Dunia akan melihat Aceh dan mudah-mudahan pada 2025 kita menduduki posisi satu dari global muslim travel indeks. Tinggal setingkat lagi kita mengungguli Malaysia,” kata Sandi.

Dalam kesempatan ini, Anggota DPR RI asal Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mendukung penuh rencana Kemenparekraf ingin membawa event internasional ke Aceh, sehingga akan berdampak positif terhadap kemajuan pariwisata halal Aceh.

Baca : Didukung Sandiaga, 29 Lembaga Inkubator Bisnis Ekraf Mahasiswa se-Indonesia Bergerak Pemulihan Ekonomi

Apalagi, kata Illiza, Aceh segera melaksanakan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) pada 2023 mendatang yang bisa terlaksana secara nasional. Karena itu, jika event internasional tersebut digelar maka ada peluang dipadukan dengan PKA. “Ini luar biasa kalau kita bisa kolaborasikan PKA dengan global islamic tourism and creative economy festival, PKA bisa diketahui dunia,” demikian Illiza (*)