Tanggapan Keuchik Gampong Alue Dua Bakaran Bate Langsa Terkait Tuntutan Mundur Dirinya

Tanggapan Keuchik Gampong Alue Dua Bakaran Bate Langsa Terkait Tuntutan Mundur Dirinya

ACEHSATU.COM,LANGSA : Keuchik Gampong Alue Dua Bakaran Bate Kecamatan Langsa Baro, Pemko Langsa Andi Syahputra mengatakan, dirinya menghormati dan menghargai sejumlah aspirasi yang disampaikan warganya ketika mendatangi kantor Geuchik Gampong setempat, Senin (8/6/2020)

“Saya menghormati dan menghargai berbagai aspirasi yang disampaikan oleh warga tersebut, di alam demokrasi hal itu sah saja sepanjang dalam batas koridor, bahkan undang undang pun menjamin hal itu” kata Keuchik Gampong Alue Dua Bakaran Bate, Andi Syahputra pada ACEHSATU.COM,

Terkait tuntutan pergantian Keuchik, Andi menjelaskan hal itu tentu ada mekanisme dan aturannya.

Dikatakannya, sebagai Keuchik dan orang yang dituakan di kampung dirinya tidak ingin berpolemik dengan masyarakatnya sendiri.

“Tidak elok, bagaimanapun mereka adalah merupakan warga saya” tuturnya.

Diterangkannya, unjuk rasa sejumlah warganya dan datang ke Kantor Geuchik Gampong menurut Andi terjadi dikarenakan adanya kesalahpahaman atau miskomunikasi saja.

“Saya menduga ini terkait dengan penyaluran program Bantuan Langsung Tunai (BLT)” ujarnya

Ditambahkan, sejumlah warganya yang datang ke kantor Geuchik dominan adalah penerima program, PKH, BPNT dan BST yang disalurkan melalui kantor pos.

Terkait nama warga penerima BLT sudah melalui keputusan dan musyawarah perangkat Gampong

“Pemerintah Gampong tidak menginginkan adanya tumpang tindih terhadap penerima manfaat program bantuan itu” tuturnya lagi.

Menyangkut tudingan adanya “dendam politik” dimana pelayanan dipersulit, serta tebang pilih dan Keuchik tidak bisa memilah antara urusan pribadi dan urusan pemerintahan, Andi Syahputra mengatakan dirinya tidak ingin menanggapi tentang itu.

“Tudingan tersebut sangat prematur, tidak mungkinlah, saya tidak ingin menanggapi hal itu” ujarnya

Sementara itu menyangkut transparansi pengelolaan dana desa, terang Andi, selama ini pemerintah Gampong Alue Dua Bakaran Bate sangat terbuka dan transparan terhadap pengelolaan dana publik tersebut, bahkan keperuntukan dan pembiayaan program pembangunan Gampong dipublikasikan kepada warga.

“Setiap tahunnya, penggunaan anggaran desa diaudit oleh inspektorat Kota Langsa, Alhamdulillah semuanya sesuai aturan dan ketentuan

“Untuk dicatat anggaran dana desa itu milik masyarakat bukan milik Keuchik, dan semua itu akan dipertanggung jawabkan baik didunia maupun diakhirat nanti” tegasnya.

Ia memaparkan warga Gampong Alue Dua Bakaran Bate penerima program bantuan PKH sebanyak 78 KK, program BPNT sebanyak 92 KK

Demikian pula penerima BLT Dana Desa sebanyak 169 KK, dimana pemerintah Gampong telah mempersiapkan hingga bulan September, sesuai peraturan dan ketentuan.

Sementara, terkait peruntukan dana yang diperoleh dari PT Aica Mugi sebesar Rp. 25 juta Andi Syahputra mengatakan hal itu tergantung musyawarah kampung.

“Gampong perlu musyawarah kembali, mau dipergunakan untuk apa dana tersebut” ujarnya.

Gampong Alue Dua Bakaran Bate merupakan salah satu Gampong  penerima piagam penghargaan Prestasi Sebagai Gampong Penerima Alokasi Kinerja Yang Memiliki Kinerja Terbaik Dengan Presentasi 10% Dari Jumlah Gampong Nasional Dengan Penilaian  Kinerja Pada Variable Pengelolaan Keuangan Gampong Capaian Output Dana Gampong  Dan Capaian Outline Dana Gampong Tahun 2020.

“Piagam penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Langsa, Bapak Usman Abdullah, SE untuk Gampong Alue Dua Bakaran Bate” ujarnya.

Selain itu berdasarkan skor kinerja pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 Kota Langsa, Gampong Alue Dua Bakaran Bate menduduki Rangking I (Satu).

“Prestasi ini adalah bukti nyata, terhadap pengelolaan Dana Desa Gampong Alue Dua Bakaran Bate telah berjalan sesuai aturan dan mekanismenya” Pungkas Andi Syahputra Keuchik Gampong Alue Dua Bakaran Bate.