Budaya dan Seni

Tanah Luas Tempat Bersemayamnya Putri Raja Kayan dari Pulau Borneo

Tanah Luas menyisakan bukti hubungan erat Aceh dengan Brunai Darussalam, hal tersebut di perkuat data yang ditemukan tim Cisah yang menemukan dan mendeteksi bahwa kawasan tanah luas meruapakan lokasi bersemayamnya Putri Raja Kayan dari Pulau Borneo Brunei Darussakan yang berasal dari suku kayan.

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA –Tanah Luas menyisakan bukti hubungan erat Aceh dengan Brunai Darussalam, hal tersebut di perkuat data yang ditemukan tim Cisah yang menemukan  dan mendeteksi bahwa kawasan tanah luas meruapakan lokasi bersemayamnya Putri Raja Kayan dari Pulau Borneo Brunai Darussalam yang berasal dari suku kayan.

Lembaga Peduli Sejarah Central Information Samudera Pasai Heritage (Cisah) kembali mengadakan meseuraya untuk menata kembali Nisan-nisan peninggalan sejarah kerajaan Samudera Pasai di Gampong Ujong Baroh Desa Teungoh, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Jum’at (13/4/2018).

Dalam penataan situs bersejarah tersebut, Cisah menata dan membersihkan kompleks makam putri Raja Kayan dan kompleks makam Tufi di Gp. Teungoh dan Gp. Ujong Baroh, dalam Kemukiman Beureughang.

Abdul Hamid, salah satu penggiat sejarah Samudera Pasai yang juga merupakan  tim LSM Cisahm Mengungkapkan, pada komplek kuno yang diadakan meseuraya tersebut ditemukan 74 nisan tipologi pasai dengan rincian 29 nisan memiliki pasangan lengkap, dan 6 nisan tidak ditemui pasangannya, dengan begitu, sementara ini ada sekitar 40 individu yang beristirahat di dalamnya.

Keseluruhan nisan baik yang tersebar di Gampong Teungoh maupun di Gampong Ujong Baroh, seluruhnya terbuat dari batuan beku jenis Andesit. Dan tim Cisah  juga mencatat ada 3 pasang nisan yang memuat tulisan (inskripsi) Arab di komplek ini.

Sementara itu, Abdul Hamid atau yang akrab di sapa Abel Pasai menyebutkan, Salah satu nisan yang memuat epitaf bertuliskan indentitas nama seorang wanita yang meruapakan anak dari seorang raja (tokoh penting) di Pulau Borneo (Brunei Darussalam) yang berasal dari suku kayan.

Penemuan informasi penting tersebut menjadi menambah catatan baru sejarah di Aceh Utara tentang nisan-nisan bertulis di kawasan heritage Samudra-Pasai.

Kepala Pemuda Ujong Baroh, berharap dengan adanya penemuan informasi penting di Desa Ujong Baro, sudi kiranya para pemerintah lebih memperhatinkan dan memugar lokasi situs cagar budaya di Tanah Luas untuk dikenang sepanjang sejarah, Harap Razi.

Dalam kegiatan meuseuraya turut hadir Muspika kecamatan Tanah Luas yang diwakili oleh personil Polsek dan Koramil, Pelisa (Pelajar Peduli Sejarah), Aceh), Mahasiswa KKN dari UNIMAL, Geucik, Ketua Pemuda, Nadzir makam dan masyarakat gampong Ujong Baroh.

1 Comment

1 Comment

  1. Tgk Rusdi Mohd

    18 April 2018 at 11:05 am

    Alhamdulillah…atas penemuan makam kuno selama ini pas di kampung saya desa Ujoeng baroh bereughang tanah luas…saya bangga ats krja keras teman2 semua peneliti sejarah…
    kebun yg di temukan makam itu adalah kebun/bom milik orang tua kami sdh turun temurun dri nenek dri jaman kejaman.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top