Tanah Longsor Kembali Terjadi di Aceh Tamiang

longsor terjadi tadi pagi posisinya dilereng bukit tepat di belakang rumah Pak Imam Desa Lubuk Sidup. Longsor juga ikut menyeret pepohonan dengan jangkauan mencapai 100 meter
Aceh Tamiang kembali dilanda tanah longsor
Polisi danTNI dibantu warga setempat melakukan evakuasi tanah longsor yang menimpah dua buah gubuk milik warga di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Senin (21/11/2022)

ACEHSATU.COM | Aceh Tamiang – Tanah longsor kembali terjadi di areal lahan kosong Dusun Setia, Kampung Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban namun hanya menimpa dua gubuk milik warga setempat.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali melalui Kapolsek Karang Baru Iptu Surya Darma Sofyan di Aceh Tamiang mengatakan “Longsor terjadi akibat intensitas curah hujan tinggi mengakibatkan dibeberapa titik wilayah Aceh Tamiang terjadi bencana tanah longsor, salah satunya di Kampung Lubuk Sidup menimpa gubuk milik warga,” Senin, (21/11/2022).

Kapolsek Karang Baru Iptu Surya Darma yang membasahi Pospol Sub Sektor Sekerak ini menjelaskan bencana tanah longsor tersebut terjadi Senin pagi. Material longsoran berupa tanah dan batang kayu menimbun dua gubuk milik warga.

Baca juga: Camat Kejuruan Muda Minta Puncak Bukit Seumadam Dipotong Untuk Cegah Longsor

“Pemilik gubuk bernama Ali (65) warga Dusun Setia desa setempat. Sebelumnya gubuk berukuran 4×5 meter ini digunakan sebagai tempat pengungsi korban banjir,” jelas Iptu Surya.

Kapolsek menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tanah longsor ini, namun menimbulkan kerugian materil sebesar Rp 10 juta rupiah dari bangunan gubuk yang hancur tersebut.

Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di dataran tinggi/perbukitan agar selalu waspada serta berhati-hati mengingat intensitas hujan masih tinggi.

Camat Sekerak M Ilham Malik mengatakan tanah longsor terjadi tadi pagi posisinya dilereng bukit tepat di belakang rumah Pak Imam Desa Lubuk Sidup. Longsor juga ikut menyeret pepohonan dengan jangkauan mencapai 100 meter.

“Tidak ada korban, cuma gubuk yang kena longsor,” kata M Ilham.

Menurut Ilham dalam tiga hari terakhir ini sudah tiga kali terjadi bencana alam tanah longsor di wilayah Kecamatan Sekerak yakni, dua kali menimbun jalan provinsi dan kali ini di belakang rumah warga.

“Longsor pertama terjadi malam hari menimbun badan jalan provinsi membuat akses ke sejumlah kecamatan pedalaman sempat terputus. Terpaksa dilakukan evakuasi pembersihan tanah malam itu juga,” tukas M Ilham Malik.

Sebelumnya longsor juga terjadi di jalan nasional Lintas Provinsi Aceh-Sumatera Utara di bukit Seumadam, Kejuruan Muda hingga membuat arus kendaraan dari dua arah lumpuh hingga dua hari dua malam.