Tamiang Gelar Penyuluhan Hukum Aparat Kampung, Targetnya Bebas KKN

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menggelar penyuluhan hukum bagi aparatur kampung dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Selasa (23/11/2021)
hukum
Wakil Bupati Aceh Tamiang Tengku Insyafuddin. acehsatu.com/ist

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANGPemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menggelar penyuluhan hukum bagi aparatur kampung dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Selasa (23/11/2021)  

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin mengatakan, penyluhan hukum ini penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para aparatur kampung selaku penyelenggara negara.

“Dengan pemaham yang dimiliki nantinya, diharapkan dapat mengurangi resiko kesalahan dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan keuangan negara,” ujar Wabup.

Lanjut Wabup, terwujudnya penyelenggara negara yang mampu menjalankan tugas dan fungsinya  secara sungguh-sungguh penuh rasa tanggung jawab yang bebas dari korupsi, menjadi salah satu misi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yaitu Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan amanah (Good Governance)

“Korupsi menjadi keprihatinan bersama, sebab berdampak pada kredibilitas instansi dan terhambatnya pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Wabup lagi.

Untuk menyelesaikan problem ini, tambah Insyafuddin,  perlu usaha-usaha pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di setiap lini sektoral.

Diakhir arahanya, Wabup meminta kepada peserta untuk dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin dengan mendiskusikan permasalahan yang ada di lapangan.

hukum
Aparat Kampung di Aceh tamiang diberi pemahaman hukum bebas KKN. Selasa (23/11/2021) acehsatu.com/ist

Sebelumnya, Kabag Hukum Sekretariat Daerah, Dahlia Ahliana, selaku Ketua Panitia melaporkan kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman para aparatur Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang di bidang hukum dan peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan keuangan serta pelayanan kepada masyarakat, agar Kabupaten Aceh Tamiang bersih dan terbebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Dahlia juga menjelaskan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 23-24 November 2021 dengan mengundang 213 Datok Penghulu dalam Lingkup Kabupaten Aceh Tamiang yang dibagi ke dalam dua sesi pertemuan.

“Pada sesi hari ini, kami mengundang empat kecamatan yaitu, Kecamatan Bendahara, Manyak Payed, Karang Baru dan Kota Kualasimpang. Kami juga telah mengundang unsur dari Kejaksaan Aceh Tamiang sebagai narasumber. Semoga pertemuan kita hari ini bermanfaat dalam mendukung misi Aceh Tamiang mewujudkan pemerintahan yang baik dan bebas dari KKN”, ujar Dahlia (*)