Tamiang Dipastikan Tiadakan Takbiran Keliling, Salat Ied Terapkan Prokes

"Pelaksanaan malam takbiran dan Shalat Idul fitri kita kembalikan pelaksanaannya di masjid/mushalla di kampung masing-masing agar tidak menimbulkan keramaian terpusat" Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin ST
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin ST/ acehsatu.com.nasir

Tamiang Dipastikan Tiadakan Takbiran Keliling, Salat Ied Terapkan Prokes

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Pemkab Aceh Tamiang memastikan pada perayaan Idul Fitri tahun 2021 meniadakan takbiran keliling, menggemakan takbiran tetap iizinkan dilakukan di musalla dan masjid dengan penerapan protokol kesehatan.

Begitu juga dengan Salat Ied Idul Fitri tetap boleh digelar juga dengan penerapan protokol kesehatan terutama penggunaan masker.  

Upaya ini dilakukan guna mencegah kerumunan warga yang dikhawatirkan dapat menularkan virus corona atau covid-18.

Penerapan protokol kesehatan pada perayaan Idul Fitri kali ini terungkap dalam rapat kordinasi Wakil Bupati Aceh Tamiang, T Insyafuddin dengan Kapolres, Damdim serta dinas terkait lainnya, Senin (8/5/2021) agar penyambutan hari kemenangan Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa dibulan Ramdahan agar dapat terlasana dengan nyaman tanpa penyebaran Covid-19.  

Selain itu, Wakil Bupati T Insyafuddin juga mengungkapkan, jika sebelumnya pelaksanaan salat Idul Fitri dilaksanakan di Lapangan Pendopo Bupati namun  tahun ini ditiadakan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

“Sesuai arahan dari Pemerintah Pusat, tahun ini, kita kembali meniadakan takbir keliling dan shalat di lapangan Pendopo Bupati. Sebagai gantinya, pelaksanaan malam takbiran dan Shalat Idul fitri kita kembalikan pelaksanaannya di masjid/mushalla di kampung masing-masing agar tidak menimbulkan keramaian terpusat,” ujar Wabup.

Sementara Dandim 0117/ Aceh Tamiang, Letkol (Cpn) Yusuf Adi Puruhita menyarakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19, agar menghimbau jama’ah salat Ied Idul Fitri untuk menggunakan masker.

Wakil Bupati Aceh Tamiang Tengku Insyafuddin St melepas peserta takbir menyambut hari raya idul fitri tahun 2018 lalu/acehsatu.com/

Selain itu, Dandim juga menyarankan agar Pos PPKM Mikro yang ada di kampung –kampung di Aceh Tamiang, lebih diaktifkan untuk mengantisipasi adanya takbiran keliling dan pelanggaran protokol kesehatan.

Sedangkan Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan, mengajak Forkopimda dan Satgas untuk saling bekerja sama, terlibat langsung dalam upaya antisipasi penyebaran Covid-19.

Baca :Pemerintah Aceh Izinkan Pelaksanaan Shalat Ied, tapi dengan Catatan..

Baca : Pemerintah Aceh Ganti Pawai Takbir dengan Takbir di Masjid

Ari Lasta juga menyarankan agar pengaturan arus lalu lintas pada pusat keramaian jangan sampai membuat kemacetan yang dapat mengabaikan jaga jarak dan terjadi penyebaran covid-19.

“Kita berharap peran Satgas Penangan Covid-19 tingkat kampung untuk memantau pasien positif agar tidak ikut melaksanakan shalat Ied berjamaah,” ujat Kapolres.

Hadir dalam rapat kordinasi tersebut, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol (Cpn) Yusuf Adi Puruhita, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan, SIK, Ketua MPU Aceh Tamiang ,Syahrizal, MA, Kadis Syariat Islam, Samsul Rizal, SAg, Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahri, SP, Kadis Kesehatan Aceh Tamiang, Ibnu Azis, SKM, Kasatpol PP Aceh Tamiang,  Asma’i, Kepala DPMKPPKB Aceh Tamiang, Mix Donal, SH, Direktur RSUD Aceh Tamiang, dr Andika Putra, Sa SpPD dan Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, SSTP, MSi (*)

Poin –poin :

  • Pelaksanaan takbir boleh dilakukan dan dikumandangkan di masjid-masjid atau musholla pada tiap-tiap kampung
  • Pelaksanaan takbir keliling, ditiadakan dan tidak diperbolehkan guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19
  • Pelaksanaan Shalat Ied tetap boleh dilaksanakan dengan ketentuan mematuhi protokol kesehatan khususnya menggunakan masker.