Tak Patuh Protokol Kesehatan, Siap-siap Kena Sanksi, Nova Siapkan Pergub

Nova Iriansyah Siapkan Pergub pemberian sanksi pelanggar protokol kesehatan.
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. | Foto NET

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah tengah merancang peraturan tentang Peningkatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Aceh.

Isi peraturan itu, salah satunya mengatur pemberian sanksi terhadap warga Aceh yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, melalui keterangan tertulis yang diterima ACEHSATU.COM, Sabtu (7/8/2020) mengatakan, rancangan Pergub yang isinya antara lain mengatur tentang sanksi bagi mereka yang abai pada pencegah virus corona itu akan segera disosialisasikan. 

“Rancangan Pergub telah dipersiapkan, dan akan disosialisasikan pada Rapat Koordinasi Forkompimda dan bupati/walikota se-Aceh, Selasa (11/8/2020) mendatang,” kata Saifullah Abdulgani. 

Jubir yang biasa disapa SAG ini menyebutkan, sebelum ditetapkan dan dilembardaerahkan, Pergub Aceh yang memuat sanksi itu perlu dikoordinasi dengan Forkopimda dan bupati/walikota dari seluruh Aceh agar memiliki persepsi yang sama. 

“Bila ada masukan dari masyarakat dan stakeholders lainnya juga akan dipertimbangkan,” ujarnya. 

Rancangan Pergub Aceh tentang Peningkatan Penanganan Covid-19 tersebut, antara lain mengatur tentang sanksi administrasi dan sanksi sosial.

Sanksi administrasi, kata SAG, berbentuk teguran lisan, teguran tertulis, hingga pencabutan izin usaha. Sementara bentuk sanksi sosial, seperti diwajibkan membaca Al-Quran. 

“Berat ringannya sanksi sangat tergantung pada tingkat pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan,” katanya. 

Dikonsultasikan lebih dulu

SAG juga menyebutkan, sanksi yang diberlakukan dapat berupa pemberlakuan pembatasan sosial tertentu, seperti pemberlakuan jam malam, sebagaimanan pernah diterapkan sebelumnya.