Tak Patuh Protokol Kesehatan, Pak Wali Berikan Sanksi Ini ke Warga Lhokseumawe

Aturan tentang sanksi bagi warga Lhokseumawe yang melanggar protokol kesehatan
Tim gabungan bentukan pemerintah kota Lhokseumawe tengah melakukan patroli penerapan protokol kesehatan di salah satu cafe, Sabtu (15/8/2020) malam. | Foto IST

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhoksuemawe telah menyiapkan aturan khusus terkait penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya, pemberian sanksi bagi warga yang kedapatan melanggar.

Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya melalui Kabag Humas, Marzuki mengatakan pihaknya sudah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang sanksi untuk pelanggar protokol kesehatan.

Marzuki juga menyebut, bahwa sejak dua hari lalu, tim gabungan sudah ditugaskan menggelar operasi penjaringan terhadap para pelanggar aturan protokol kesehatan.

“Pemerintah Kota Lhokseumawe sudah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) tentang sanksi untuk pelanggar aturan protokol kesehatan. Pelanggar nantinya akan dikenakan sanksi sosial dan sanksi denda,” kata Marzuki kepada wartawan di Lhokseumawe, Minggu (16/8/2020).

Ia menuturkan, sejak diberlakukannya Perwali tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satgas, Satpol PP dan petugas kepolisian telah menjaring puluhan pelanggar yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Bentuk sanksi

Warga yang kedapatan melanggar itu juga sudah diberikan sanksi sosial.

“Sanksi sosial kepada pelanggar bermacam-macam, seperti diminta menyanyikan lagu Indonesia Raya, push-up, angkat sampah dan menyapu jalan,” katanya.

Selain melakukan pendisiplinan warga, tim gabungan tersebut juga memberikan imbauan kepada pemilik usaha yang tidak melengkapi protokol kesehatan.

Menurut Marzuki, masyarakat Kota Lhokseumawe merupakan warga yang cerdas.

Sehingga kepatuhan memakai masker bukan karena takut diberi sanksi, akan tetapi karena kesadaran bersama dalam memutus mata rantai penyebaran wabah asal Kota Wuha, China itu.

“Kita harus menyadari bahwa kondisi penyebaran COVID-19 di Aceh semakin meningkat akhir-akhir ini,”

“Oleh karena itu marilah bersama-sama kita lawan COVID-19 dengan kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.