Tak Ingin DPC PDI Perjuangan Ditunggangi Oknum, Ridwan Husein Akan Gugat Pemecatannya ke Mahkamah Partai

Tak Ingin DPC PDI Perjuangan Ditunggangi Oknum, Ridwan Husein Akan Gugat Pemecatannya ke Mahkamah Partai

Laporan Rinto Berutu

ACEHSATU.COM, SUBULUSSALAM – Pencopotan Ridwan Husein dari jabatannya sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Subulussalam berbuntut panjang. Pencopotan itu dinilai bertentangan dengan AD/ ART partai.

“Saya bukan kader karbitan, ini adalah takdir politik saya (bersama) di PDI Perjuangan sejak 18 tahun silam,” kata Ridwan Husein kepada ACEHSATU.COM, Sabtu (19/6/2020) malam.

Ridwan menyebutkan, meski belum menerima surat resmi pemecatannya itu, namun dia menilai pencopotan dirinya sama sekali tidak sesuai dengan AD/ ART.

Informasi pencopotan Ridwan sendiri beredar melalui pemberitaan media ternama di Aceh. Berita itu dirilis Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Subulussalam, Anggi Sahputra pada Sabtu (13/6/2020) lalu.

Karenanya, politisi kawakan Kota Subulussalam ini berencana akan menggugat keputusan partai berlambang banteng itu ke Mahkamah DPP PDI Perjuangan di Jakarta.

“Dalam waktu dekat saya akan ke Jakarta untuk menuntut gugatan atas pencopotan saya ke mahkamah partai,” ujarnya.

Gugatan yang dimaksud Ridwan, terkait proses pencopotan dirinya yang tidak melalui prosedur AD/ ART dan tidak melalui pleno DPD dan DPC PDI Perjuangan yang sah.

“Gugatan kita adalah adanya kejanggalan yang dilakukan oleh Ketua DPC PDI P Kota Subulussalam yang tidak mengepankan AD/ ART Partai,” ungkapnya.

Kendati demikian, dia mengatakan langkah yang akan diambilnya sebagai bentuk rasa cintanya terhadap partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu. Ridwan tidak ingin DPC PDI Perjuangan Kota Subulussalam jatuh di lubang yang sama seperti pengalaman masa lalu.

“Kita tidak ingin DPC PDI Perjuangan Kota Subulussalam ditunggangi oleh oknum politisi tertentu yang akan menggali lobang yang sama seperti kejadian pada Pemilu 2019 tanpa ada seorang pun caleg di Kota Subulussalam,” katanya. (*)