Bireuen

Tak Hadir Saat Mediasi, Nelayan Peudada Kecewa terhadap Pawang Laot

“Kami kecewa terhadap kinerja pawang laot Kabupaten Badruddin, masak acara penting seperti ia tidak hadir,”

Foto | Fajri Bugak

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Sejumlah Nelayan asal Kecamatan Peudada mengaku kecewa terhadap Pawang Laot Kabupaten Bireuen, Badruddin.

Pasalnya, Badruddin tidak hadir saat mediasi rumpon antara  nelayan Peudada dengan perusahaan eksplorasi minyak perusahaan Repsol Tasliman dan PT Batel Indonesia.

Selaku orang dituakan, Pawang Laot Bireuen Badruddin  tidak hadir  saat rapat mediasi kompensasi rumpon nelayan

“Kami kecewa terhadap kinerja pawang laot Kabupaten Badruddin, masak acara penting seperti ia tidak hadir,” kata Marzukie didampingi beberapa nelayan lainnya.

Ditambahkan Marzukie pawang laot Kabupaten Badruddin bukan hanya tak hadir kali ini saja berdasarkan pengakuan Andri dari PT Batel Indonesia sebelumnya Pawang Laot Kabupaten Bireuen juga tak hadir.

“Pawang laot Kabupaten lain ada hadir. Pawang Laot Bireuen kenapa selalu tidak hadir,”tanya Marzukie

Kekecewaan yang sama juga diungkapkan Apayan. Ia mewakili Nelayan yang lain mempertanyakan keseriusan kinerja pawang laot Kabupaten Badruddin. Padahal rapat-rapat seperti ini meski ada kegiatan lain harus diutamakan rapat kepentingan para nelayan.

“Seharusnya pawang laot Kabupaten hadir kalau ada rapat-rapat seperti, agar persoalan disini dengan kehadiran pawang laot selesai,” kata Apayan dengan nada kesal

Informasinya, Pawang Laot Kabupaten Badruddin tidak dapat hadir hari ini karena sedang berangkat ke Jakarta mengikuti rapat internal Partai Golkar.

Badruddin sendiri disebut-sebut juga aktif sebagai pengurus Partai Golkar Bireuen.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Badruddin membantah bahwa dirinya ke Jakarta dalam acara rapat Partai Golkar. Meskipun ia mengakui aktif sebagai kader Partai Golkar Bireuen.

“Bukan acara partai ada acara pribadi. Saya ya memang aktif sebagai kader Partai Golkar Bireuen,” katanya.

Saat ditanya mengapa dirinya tidak bisa hadir dirapat hari ini, Badruddin berkilah bahwa mengenai rapat pertemuan mediasi pembayaran rumpon dengan PT Batel Indonesia dan Repsol dengan para nelayan ia mengaku baru mengetahui informasi semalam saat ditelpon oleh Andri dari PT Batel Indonesia.

“Tanpa disurati, saya cuma ditelpon tadi malam oleh Andri dari PT Batel Indonesia. Saya jelaskan tidak bisa hadir karena ada acara,” demikian kata Badruddin. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top