Sukses Sembuhkan Putri Presiden Putin, Vaksin Corona Rusia Diproduksi Massal September Ini

20 Negara pesan Vaksin Corona buatan Rusia
Ilustrasi Vaksin Corona. | Foto AFP/NICOLAS ASFOURI

ACEHSATU.COM | MOSKOW – Pemerintah Rusia mengklaim vaksin buatan negaranya telah berhasil menyembuhkan penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Bahkan vaksin yang dilaporkan telah diuji dan mampu menyembuhkan putri Presiden Putin akan segera diproduksi massal pada September tahun ini.

Presiden Vladimir Putin mengatakan vaksin virus corona Covid-19 yang dikembangkan Rusia siap digunakan karena berhasil menyembuhkan putrinya sendiri dari terinfeksi virus corona.

Menurut Putin, salah satu putrinya ikut ambil bagian dalam pengembangan dan telah menerima dua suntikan vaksin.

Dia menyebut, bahwa putrinya memiliki suhu 38 derajat Celcius di hari pertama vaksin disuntikkan, kemudian turun menjadi sekitar 37 derajat keesokan harinya.

Selanjutnya pada suntikan kedua, putrinya kembali mengalami sedikit peningkatan suhu, tapi kemudian semuanya kembali normal.

“Dia merasa sehat dan tingkat antibodinya tinggi,” kata Putin Selasa (11/8/2020).

Vladimir Putin memastikan vaksin buatan negaranya telah menjalani serangkaian pengujian yang tepat dan aman.

“Saya ingin menegaskan bahwa ini telah lulus semua tes yang diperlukan,” katanya seperti dilansir dari Associated Press.

Lebih lanjut Putin mengatakan, yang terpenting dari penggunaan vaksin tersebut adalah memastikan penuh terkait keamanan dan efektivitasnya.

Tenaga medis, guru, dan kelompok berisiko lainnya akan menjadi yang pertama disuntik vaksin. Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova mengatakan vaksinasi dokter bisa dimulai paling cepat bulan ini.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan setempat berharap dengan adanya vaksin tersebut akan memberikan kekebalan dari virus corona hingga dua tahun.

Vaksinasi Massal

Pejabat Rusia mengatakan bahwa produksi vaksin dalam skala besar akan dimulai pada bulan September, dan vaksinasi massal diperkirakan paling cepat pada Oktober.

Sebelumnya Putin memerintahkan jajarannya mempersingkat waktu uji klinis untuk calon vaksin virus corona. Langkah itu diambil Putin ketika pandemi mulai melanda Rusia.

Rusia sendiri hingga saat ini menjadi satu-satunya negara di dunia yang menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 di tengah upaya menegaskan citra sebagai kekuatan global.

Semntara Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) sebelumnya juga sempat mendesak Rusia untuk mematuhi prosedur dalam memproduksi vaksin corona yang aman dan efektif.

Pejabat WHO Christian Lindmeier mengatakan vaksin maupun obat-obatan harus melalui percobaan dan tes sebelum mendapatkan lisensi untuk diproduksi dan diluncurkan secara massal. (*)