oleh

Sudah Sebulan Dilantik, DPRK Aceh Tamiang Belum Miliki  Pimpinan Defenitif

ACEH SATU.COM | ACEH TAMIANG – Walaupun anggota DPRK Aceh Tamiang sudah dilantik selama sebulan tepatnya 9 September 2019, namun sampai saat ini, lembaga wakil rakyat ini belum memiliki pimpinan definitif.

Padahal tiga partai yang meraih suara terbanyak, Gerindra, Partai Aceh dan Partai Demokrat sudah menunjuk masing masing pimpinan, tetapi sampai saat ini, surat keputusan pimpinan definitif yang disahkan Gubenur Aceh disebut- sebut belum ditandatangani.

Akibat belum keluarnya SK pimpinan definitif tersebut sampai sekarang DPRK Aceh Tamiang belum memiliki Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Wakil Ketua sementara DPRK Aceh Tamiang, Fadlon kepada ACEH SATU.COM, Rabu (9/10/2019) mengakui, sampai saat ini SK pimpinan definitif DPRK Aceh Tamiang belum ada. Padahal pengajuan SK definitif tersebut sudah diajukan ke Gubenur Aceh.

Menurutnya, kondisi ini berdampak terhadap aktifitas dewan karena mereka belum dapat melaksanakan rapat- rapat terkait pembahasan usulan eksekutif, baik itu pembahasan RAPBK Aceh Tamiang tahun 2020 maupun pembahasan qanun dan kerja kerja pengawasan sebagai salah satu fungsi dewan.

Mengenai APBK Aceh Tamiang tahun 2020  memang waktunya sangat singkat karena dead line pengesahan APBK tersebut November mendatang. “Kalau kita tidak selesai mengesahkan RAPBK tepat waktu dipastikan kita dikenai sanksi oleh Mendagri,” ujar mantan Ketua DPRK Aceh Tamiang ini.

Pihaknya (Fadlon dan Supariyanto), sebut Fadlon,  hari ini (9/120/2019), melakukan kordinasi dengan Bupati terkait SK pimpinan definitif lembaga ini dan mengambil solusi untuk menjumpai langsung Gubenur Aceh. ” Jika dari tiga pimpinan yang diusulkan ini  ada salah satu syarat yang tidak terpenuhi maka kita minta untuk disahkan dua pimpinan  dari Partai Gerindra dan Partai Aceh saja dulu supaya kerja lembaga ini dapat berjalan dan ini dibolehkan oleh Mendagri,” Pungkas politisi PA Aceh Tamiang lagi. (*)

Komentar