Sosok Indra Iskandar Dinilai Tepat Ditunjuk Sebagai Pj Gubernur Aceh

Selain karena putra Aceh asli, sosok Indra juga dianggap punya pengetahuan mumpuni terhadap berbagai dinamika yang terjadi di Aceh selama ini.
Kandidat Pj Gubernur Aceh
Tarmizi Age saat bertemu Indra Iskandar di Komplek Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta. | Foto: IST

ACEHSATU.COM | JAKARTA –  Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dr Ir Indra Iskandar, Msi digadang-gadang bakal ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Pelaksana Jabatan (Pj) Gubernur Aceh.

Selain karena putra asli Aceh, sosok Indra juga dianggap punya pengetahuan mumpuni terhadap berbagai dinamika yang terjadi di Aceh selama ini.

Jika nantinya ditunjuk, maka Indra Iskandar akan mengisi jabatan Gubernur Aceh setelah masa tugas Nova Iriansyah berakhir, yakni pada 5 Juli 2022.

Tugas sebagai pelaksana jabatan Gubernur Aceh akan diembannya hingga penetapan hasil Pilkada Aceh pada tahun 2024 mendatang.

Artinya, masa kerja sebagai Pj Gubernur Aceh akan diemban sekitar dua tahun lamanya.

“Beliau (Indra Iskandar) sosok yang baik, dan mampu berkomunikasi dengan semua pihak serta dinilai cukup mengerti tentang pemerintahan,” kata Tarmizi Age dalam keterangan kepada Acehsatu.com, seusai berkunjung ke kantor Indra Iskandar di Komplek Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Implementasikan MoU

Hal senada juga diutarakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dahlan Jamaluddin.

Dahlan berharap, sosok pelaksana jabatan (Pj) Gubernur Aceh yang ditunjuk Pemerintah Pusat nantinya adalah orang yang peduli perdamaian dan mau mengimplementasikan MoU Helsinki.

“Pj Gubernur Aceh adalah sosok yang peduli perdamaian dan memahami persoalan Aceh, pertama terkait implementasi dari kehendak politik perdamaian yakni MoU Helsinki,” kata Dahlan Jamaluddin di Banda Aceh, Jumat, dikutip dari Antara. (*)