Aceh Timur

Sopir Truk Ditemukan Tewas Dalam Toilet SPBU di Aceh Timur

Menurut keterangan rekannya, Razali tiba di SPBU pada pukul 02.00 Wib dengan mengendarai mitsubishi fuso Nopol BL 8824 AQ

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Warga Aceh Besar Razali (44) profesi sebagai supir   truk ditemukan tewas secara tergetak dalam toilet SPBU Harapan 14.24.34.86. Desa Seunebok Tengoh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Senin (11/06/2018), pukul, 04.30 wib.

Kapolres Aceh Timur Wahyu Kuncoro, SIK, melalui Kapolsek Idi Rayeuk, AKP Didik Suratno, S.E. mengatakan, “Razali sopir truk ini ditemukan oleh rekannya sesama sopir truk yaitu Feri Indra Kosik (40).

Mereka sebelumnya sudah janji ketemu di SPBU Seunebok Tengoh, mereka berencana akan beriringan menggunakan truck masing masing menuju ke Kota Medan yang dari perusahaan yang sama membawa inti sawit,” katanya.

Menurut keterangan rekannya, Razali tiba  di SPBU pada pukul 02.00 Wib dengan mengendarai mitsubishi fuso Nopol BL 8824 AQ dan parkir disamping mobil Razali dan langsung istirahat karena melihat Razali tidur di dalam mobilnya, sekira pukul 04.00 Wib.

Razali membangunkan rekannya Feri Indra (saksi ) dan duduk didalam mobil Feri dalam perbincangannya, imbuhnya.

Didik Suratno, S.E. menambahkan ”Razali sempat mengeluh sakit dada kepada rekannya feri dan mereka sebelum melanjutkan perjalanan, mereka sama-sama ke kamar mandi untuk mencuci muka.

setelah setengah jam lebih rekannya tidak keluar dalam kamar mandi, feri curiga kawannya razali belum kembali dalam kamar mandi.

Feri sempat panggilan telepon berkali-kali tetapi tidak diangkat dan dengan kecurigaan rekannya Feri mengecek kembali ketoilet melihat kamar mandi masih tertutup, kemudian Feri meminta bantuan petugas SPBU menobrak pintu toilet tersebut.

”Melihat korban dalam posisi telungkup di lantai kamar mandi SPBU , petugas SPBU dengan inisiatif langsung melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat,” ujarnya.

Untuk diketahui saat ini jenazah Razali dibawa kerumah sakit Zubir Mahmud dengan menggunakan mobil ambulan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk dilakukan otopsi mayat terkait penyebab kematian dan saat ini sedang menunggu pihak keluarga dari korban,” tutupnya. (*)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top