Soal Laporan Warga Aceh Dijarah Banpol, Kapolres Langkat Akhirnya Buka Suara

Kasus yang sempat viral dan menuai beragam kutukan dari banyak pihak itu disebut tengah diselidiki jajaran kepolisian.
AKBP DANU PAMUNGKAS TOTOK
Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok.

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Kapolres Langkat, Sumatera Utara, AKBP Danu Pamungkas Totok akhirnya memberikan keterangan terkait kasus penjarahan yang dilaporkan warga asal Aceh oleh oknum banpol di Pos Lantas Polsek Gebang.

Kasus yang sempat viral dan menuai beragam kutukan dari banyak pihak itu disebut tengah diselidiki jajaran kepolisian.

Sebelumnya, seorang warga Aceh Suhelmi (42 tahun) sebelumnya ditulis dengan Suhel mengungkapkan peristiwa penjarahan dan disertai pengancaman yang dialaminya saat razia polisi pada Sabtu, 15 Januari 2022 lalu.

BACA JUGA: Viral Oknum Banpol di Langkat Ini Dilaporkan Jarah Uang Warga Aceh Jutaan Rupiah Saat Razia

Kasus yang telah dilaporkan ke Propam Polres Langkat itu terjadi saat Suhelmi berangkat dari Aceh menuju ke Medan dengan menumpang mobil minibus.

Namun kendaraan yang ditumpangi Suhelmi diberhentikan oleh sejumlah orang berpakaian polisi sekitar pukul 03.00 WIB. Lokasinya persis di depan Pos Lantas Polsek Gebang.

oknum banpol Langkat
ILUSTRASI – Oknum banpol di langkat jarah uang warga asal Aceh saat razia. | Foto: IST

Disebutkan, seseorang masuk ke dalam mobil dan membangunkan Suhelmi yang dalam keadaan tertidur. Orang tersebut, mengenakan atribut mirip polisi yang kemudian diketahui merupakan oknum banpol.

Pada saat itulah, warga Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, mengalami pemerasan dan pengancaman dari oknum tersebut.

BACA JUGA: Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Sungai Aceh Timur

Uang yang sebelumnya berada di kantong Suhelmi pun berpindah tangan ke penguasaan si banpol tadi. Disebutkan, total kerugian Suhelmi mencapai lebih dari Rp4 juta.

Atas kasus tersebut, Kapolres Kabupaten Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok, Sabtu (22/1/2022), membenarkan terkait pelaporan penjarahan yang dialami Suhelmi.

Namun Danu menyebut, pemeriksaan terhadap terlapor tidak dilakukan pihaknya.

“Hari Senin (24 Januari 2022) kami memeriksa keterangan saksi. Sedangkan empat personel lantas di Pos Lantas Gebang, sedang dimintai keterangan di Provos Polda Sumatera Utara,” kata AKBP Danu Pamungkas, yang acehsatu.com kutip dari durasi.tv, Sabtu (22/1/2022).

Hingga saat ini belum diperoleh penjelasan lebih lanjut dari AKBP Danu Pamungkas terkait hasil dan tindak lanjut pemeriksaan terhadap keempat personilnya itu. (*)