Soal Kasus COVID-19, Pengacara Hotman Paris Sindir Keras Jerinx SID

ACEHSATU.COM – Hotman Paris menyindir Jerinx dalam Instagram miliknya. Hal itu terlihat, kala Hotman Paris yang memposting pengumuman salah satu butik Dior di Plaza Senayan yang mengkonfirmasi kasus COVID-19 beberapa waktu lalu.

“Agar oknum pemusik di Bali baca postingan ini! Masih tdk percaya ada ancaman corona?” kata Hotman Paris dalam Instagram miliknya. Seperti dikutip detik.com.

Unggahan itu langsung dibalas Jerinx. Dalam kolom komentarnya, Jerinx membalas unggahan Hotman Paris itu.

“HI semua. Saya JRX musisi yg dimaksud bang Hotman di captionnya. Bang Bang… I thought you are SMART, sir!,” buka Jerinx dalam kolom komentar Instagram Hotman Paris.

“Saya dan anda sama-sama berkulit gelap kan? Nah. Statemen dokter dari Afrika ini memperkuat fakta jika kurikulum kedokteran global memang dirancang utk menciptakan pola pikir yg sangat patuh thd “sistem”, dan utk selalu bermain aman,” sambung Jerinx lagi. seperti dikutip detikcom.

View this post on Instagram

Masih tdk percaya ada ancaman corona?

A post shared by Dr. Hotman Paris SH MH (@hotmanparisofficial) on

“Ketika tiba di masa krisis spt sekarang, dokter pun dipaksa menjadi “mesin” yg bekerja hanya sesuai sistem. Problemnya adalah kerangka sistem tsb merupakan hasil kerjasama Big Pharma, Politisi, Institusi Kesehatan & Ilmuwan yg sangat rentan thd konflik kepentingan,” papar Jerinx lagi.

“Sumpah makin kasihan saya sama dokter-dokter yg beneran tulus & berjuang mati-matian agar tetap menjadi manusia ketika semua kawan-kawannya menjadi robot,” tutup Jerinx.

Tapi sayangnya, komentar Jerinx itu tidak ditanggapi oleh Hotman Paris. Ia pun memilih bungkam akan jawaban Jerinx itu.

Akhir pekan lalu, Jerinx memang melakukan menggelar aksi menolak swab dan rapid test yang akan digelar di Bali. Dalam kesempatan itu, Jerinx sama sekali tidak memakai masker dan tetap berkumpul.

Aksi Jerinx ini pun mendapatkan banyak sorotan. Banyak yang menilai tindakan Jerinx itu menganggap dirinya sama sekali tidak melanggar hukum atas perbuatannya. (*)