SMPN 5 Peusangan Butuh Perluasan Lahan Lengkapi Fasilitas Pendidikan

SMPN 5 Peusangan
Siswa SMPN 5 Peusangan lagi melaksanakan permainan tradisional pecah piring memakai bola kasti, Sabtu (30/01/2021) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

SMPN 5 Peusangan Butuh Perluasan Lahan Lengkapi Fasilitas Pendidikan

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Keberadaan sarana pendidikan sangat dibutuhkan dan menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat supaya anak-anaknya sebagai generasi penerus bangsa, dapat menimba ilmu pengetahuan dari bapak dan ibu gurunya disekolah.

Namun adanya keterbatasan baik sarana dan prasarana dibutuhkan masih menjadi kendala tersendiri bagi sekolah, apalagi diperkampungan jauh dari kota, seperti di SMPN 5 Peusangan, di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Mendukung kelancaran proses belajar mengajar sekolah itu sangat butuh adanya perluasan areal sekolah, sehingga dapat digunakan menambah bangunan kantor guru, laboratorium, WC guru dan lapangan olahraga untuk siswa-siswinya.

SMPN 5 Peusangan
Siswa SMPN 5 Peusangan lagi melaksanakan permainan tradisional pecah piring memakai bola kasti, Sabtu (30/01/2021) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Harapan itu disampaikan Plt Kepala SMPN 5 Peusangan, Hayati SPd didampingi guru agama Edi Mulyadi SPd.I guru lain, kepada Acehsatu.Com saat berkunjung melihat kondisi sekolah lahannya sempit dalam sepetak tanah sangat terbatas itu, Sabtu (30/01/2021) pagi.

Dijelaskan sekolah itu sudah berdiri sejak belasan tahun silam, sekarang ini memiliki 42 siswa, guru 16 termasuk 4 guru baru, selain itu juga ada tata usaha 2, operator 1, tenaga perpustakaan 2 orang, dilengkapi klining servis, dan penjaga sekolah.

SMPN 5 Peusangan berada sekitar 5 Km masuk ke selatan dari Simpang Cot Ijue Peusangan di jalan Medan-Banda Aceh, juga memiliki perpustakaan, mushalla, 4 ruang belajar salah satu ruangan dipakai untuk kantor sebab belum ada kantornya.

Dalam hal tersebut Plt Kepala SMPN 5 Peusangan Hayati SPd dan guru berharap Pemkab Bireuen melalui Disdikbud, dapat membeli lahan warga di samping sekolah, guna menambah luas lahan sekolah, dan menambah kebutuhan bangunan baru.

Lahan sekolah saat ini luasnya sekitar 30 x 40 meter dan butuh penambahan sesuai lahan yang ada disamping timur sekolah 9 x 40 meter. Diharapkan dengan perluasan lahan dapat dibangun kantor guru dan juga kepala sekolah.

Selain itu juga dibangun laboratorium IPA yang dulunya sudah pernah dikunjungi pejabat Dinas Pendidikan akan dibangun  tetapi karena tidak ada lahan sehingga bangunannya belum tersedia, mendukung pembelajaran bagi siswa-siswi.

Diharapkan juga dengan ada tambahan lahan sekolah tersebut, dapat dibangun lapangan olahraga seperti lapangan volli, saat ini dilahan terbatas itu siswa main bulu tangkis dan permainan tradisional pecah piring dihalaman terbatas di depan, pungkasnya. (*)