SIT Azkiya Gelar Parenting School XIV, Pahami Peran Orang Tua dalam Proses Belajar Anak Masa Pandemi Covid 19

Sekolah Islam Terpadu (SIT) Azkiya Kabupaten Bireuen, kembali menggelar parenting school XIV mengangkat tema “Memahami Peran Orangtua dalam Proses Belajar Anak di Rumah” hadirkan pemateri Sri Azni MPSi psikolog klinik BNN Kota Lhokseumawe.
Direktur Pendidikan SIT Azkiya, Sari Dewi SEAk MPd menyerahkan penghargaan kepada pemateri Azkiya Parenting School XIV, Sabtu (17/10/2020) pagi. (Foto. Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Azkiya Kabupaten Bireuen, kembali menggelar parenting school XIV mengangkat tema “Memahami Peran Orangtua dalam Proses Belajar Anak di Rumah” hadirkan pemateri Sri Azni MPSi psikolog klinik BNN Kota Lhokseumawe.

Kegiatan yang diikuti para orang tua siswa, untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan kondisi pendemi Covid-19, dilaksanakan dihalaman SIT Azkiya, Sabtu (17/10/2020) pagi, dibuka Ketua Yayasan Ar Risalah Aceh, M Fauzi SSi.

Direktur Pendidikan SIT Azkiya, Sari Dewi SEAk MPd dikonfirmasi Aceh Satu.Com sesaat acara selesai mengatakan, acara parenting school ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan tiga kali dalam setahun dengan peserta orang tua/wali siswa.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi pemahaman dan memfasilitasi orang tua untuk dapat mengatasi masalah-masalah atau kendala dihadapi dalam pelaksanaan belajar dalam jaringan (Daring) bagi anak dirumah.

“Pemateri diantaranya tadi berharap agar orang tua dapat memahami anak, cara belajar anak berbeda-beda, itu yang harus dipahami oleh orang tua. Juga hal pokok harus diajarkan kepada anak, bukan saja pelajaran tetapi juga sikap dan perilaku anak, ini juga menjadi bagian tugas dari orang tua,” jelas Sari Dewi.

Ketua Yayasan Ar Risalah Aceh, M Fauzi SSi dikonfirmasi Aceh Satu.Com selesai acara dilokasi menjelaskan. Sesuai tema kegiatan ini, mengingat selama Covid-19 aktifitas belajar siswa dialihkan ke rumah, sehingga orang tua belum memahami bagaimana menyangkut pendampingan anak dirumah.

“Diantara hal yang penting harus diketahui orang tua adalah perkembangan psikologi anak, disamping tipikal atau tipe anak itu seperti apa. Jadi, para orang tua itu bisa menyesuaikan diri dan bijak di dalam mencari cara dan pola didalam pendampingan anak-anak sesuai yang diterapkan disekolah,” jelasnya.

“Kegiatan kita laksanakan ini semacam sharing antar orang tua dan bertukar pengalaman antar orang tua, sehingga kita bisa punya wawasan lebih komprehensif melihat persoalan anak-anak ketika belajar di rumah maupun mengikuti proses belajar di sekolah,” terangnya.

Ketua Yayasan Ar Risalah Aceh Fauzi SSi mengharapkan, melalui kegiatan parenting ini, adanya kesamaan pemahaman antara orang tua dan sekolah dalam membimbing proses belajar anak-anak dalam masa pendemi Covid-19 ini. (*)