Sipir Gagalkan Penyuludupan Sabu-sabu Dalam Lapas Jantho

Sabu-sabu tersebut diseludupkan seorang narapidana Jantho Fauzi (29)  dengan cara menyelipkan paket sabu-sabu tersebut dalam roti. Raoti tersebut diantar adik narapida ke Rutan. Karena perbuatnnya saat ini narapida tersebut diamankan dan diperiksa Polres Aceh Besar
penyeludupan sabu-sabu ke lp
Ilustrasi : Penyeludupan sabu-sabu ke rumah tahanan. acehsatu.com/ist

ACEHSATU.COM [ ACEH BESAR – Petugas sipir rumah tahanan (Rutan) Jantho, Kabupaten Aceh Besar berhasil menggalkan penyeludupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 4,53 gram  ke dalam LP. Minggu (30/1/2022)

Sabu-sabu tersebut diseludupkan seorang narapidana Jantho Fauzi (29)  dengan cara menyelipkan paket sabu-sabu tersebut dalam roti. Raoti tersebut diantar adik narapida ke Rutan. Karena perbuatnnya saat ini narapida tersebut diamankan dan diperiksa Polres Aceh Besar

Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan melalui Kasat Narkoba Iptu Sunardi, di Aceh Besar kepada wartawan, Senin (31/1/2022) membenarkan penyeludupana paket sabu-sabu tersebut ke Rutan Jantho .

Iptu Sunardi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/1) sekitar pukul 17.00 WIB, di mana seorang narapidana di Rutan Jantho Fauzi (29) berusaha memasukkan satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu seberat 4.52 gram yang diselipkan dalam roti. 

Sunardi menjelaskan, penangkapan tersebut diketahui saat adik tersangka berinisial NA dihubungi oleh kakaknya itu untuk mengantarkan barangnya ke Rutan Jantho. Kemudian, tersangka juga meminta adiknya itu untuk mengambil barang titipan lainnya di rumah temannya berinisial HIM. 

“Lalu adiknya NA langsung mengambil barang di rumahnya dan barang titipan dari saudara HIM sudah dititipkan, dan NA bersama kawannya langsung menuju ke Rutan Jantho untuk mengantarkan makanan tersebut,” ujarnya.

 Setelah itu, kata Sunardi, saat makanan diberikan kepada petugas Rutan serta dilakukan pemeriksaan, akhirnya ditemukan satu paket sabu-sabu seberat 4.52 gram dalam roti yang dibawanya tersebut.

 “Selanjutnya petugas Rutan Jantho menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada kami untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Sunardi.

Sejauh ini, tambah Sunardi, sejauh ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka Fauzi, adiknya NA tidak tahu mengenai titipan roti berisi paket sabu-sabu tersebut. Sedangkan teman tersangka HIM dalam daftar pencarian orang (DPO) 

“Untuk teman tersangka HIM sudah kita tetapkan sebagai DPO, dan sedang dilakukan pencarian,” demikian Sunardi dilansi, aceh.antaranews.com.

penyeludupan sabu-sabu ke lp
Ilustrasi : Penyeludupan sabu-sabu ke rumah tahanan. acehsatu.com/ist

Pernah Penyeludupan di LP Kualasimpang

Sebelumnya, Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kuala Simpang, Aceh Tamiang berhasil menggagalkan percobaan penyeludupan narkotika jenis sabu-sabu ke dalam Lapas, Senin (05/3/2021).

Percoban peyeludupan sabu-sabu tersebut dilakukan dengan cara menitip barang yang dilakukan inisial AH (22) warga Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. kepada petugas yang ditujukan kepada warga binaan Lapas HA (29) yang saat ini sedang menjalani pidana 8 tahun penjara kasus tindak pidana Narkotika.

Baca : Petugas Gagalkan Sabu-sabu Masuk Lapas Kualasimpang

Selanjutnya, warga binaan inisial SP (33) warga Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat tindak pidana 363 KUHP. Dan inisial “MS” (26) warga Kecamaran Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang kasus tindak pidana Narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, Atmawijaya kepada wartawan kemarin mengatakan, upaya penyeludupan narkotika sabu-sabu tersebut terjadi pada Sabtu (3/4/202) sekira pukul 16.15 Wib, dimana seorang pengunjung inisial AH dengan mengendarai sepeda motor membawa barang titipan yang ditujukan kepada warga binaan bernama inisial SP .

Karena yang bersangkutan membawa barang titipan diluar batas waktu layanan titipan, sehingga petugas Lapas P2U, menolak brang titipan tersebut serta menjelaskan bahwa, dilarang untuk penitipan barang, dan menyarankan agar kembali, pada waktu yang sudah tetapkan yang diperbolekan melakukan penitipan barang, dan akhirnya pengunjung pergi.

“Namun setelah beberapa saat, pengunjung kembali lagi dan meminta tolong agar barang titipannya diterima, dikarenakan jarak tempuh pengunjung jauh dari Lapas”, jelasnya.

Selanjutnya petugas P2U menghubungi atasannya meminta ijin menerima titipan tersebut, dengan berbagai pertimbangan atasan penjaga mengijinkannya.

Lanjut Kalapas, barang titipan tersebut, berupa makanan dan sepasang sandal baru merk Alpano, disaat dilakukan pemerikasaan oleh petugas, sendal sebelah kiri, petugas curiga karena tapak sendal sisi samping sedikit merenggang, kemudian petugas membuka tapak tersebut, dan menemukan pelastik putih transparan yang diduga Nnarkotika jenis sabu.

Baca :Dua Pengedar Narkoba di Langsa Dibekuk

Baca :Mantan Anggota DPRK Pidie Jaya Nekat Jadi Kurir Sabu, Gegara Terlilit Utang Saat Nyaleg

Kemudian petugas yang melakukan pemeriksaan tersebut memberikan isyarat untuk mengamankan pengunjung, dengan sigap petugas P2U menghubungi atasannya dan melaporkan kepada Kepala Lapas. Dari hasil pemeriksaan ditemukan satu bungkus Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 2,5 gram.

Selanjutnya, pengunjung beserta barang bukti satu unit sepeda motor, satu bungkus barang titipan diduga sabu-sabu dan warga binaan diserahkan ke Mapolres Aceh Tamiang untuk peyelidikan lebih lanjut (*)