Singkong Ratusan Ton Diproduksi Kelompok Tani Blang Nisam

Kelompok Tani Sakap Merah, Desa Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur menanam ubi kayu di atas lahan seluas 12 hektare di gampong tersebut.
Kelompok Tani Blang Nisam
Dok. Istimewa

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR — Kelompok Tani Sakap Merah, Desa Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur menanam ubi kayu di atas lahan seluas 12 hektare di gampong tersebut.

Singkong hasil panen kelompok tani tersebut diminati  oleh beberapa pabrik dan produsen makanan ringan di sekitar wilayah tersebut.

Panen perdana sudah dilakukan pada Maret 2021.

Ketua Kelompok Tani Sakap Merah M. Yakob mengatakan pelaksanaan program penanaman ub kayu atas prakarsa perusahaan Medco E&P Malaka yang beroperasi di wilayah Blok A, Aceh Timur.

Kelompok Tani Blang Nisam
Dok. Istimewa

Kelompok Tani Blang Nisam Butuh Traktor

Menurut Yakob, pihak perusahaan mendampingi sejak proses pembukaan lahan tidur, pelatihan, dan pendampingan sehingga program ini berjalan dan bermanfaat bagi petani.

“Ke depan, agar bidang usaha pertanian ini lancar, kami mohon pihak perusahaan untuk dapat menyediakan bantuan satu unit traktor untuk pengelohan tanah,” harap Syarifuddin. 

Sementara Keuchik Blang Nisam Rusli Usman bersyukur karena program ini, selain dapat membuka lapangan kerja masyarakat dengan membuka lahan tidur.

“Usaha pertanian yang bina PT. Medco ini juga dapat membantu ekonomi masyarakat. Saya berharap program ini terus berkembang di lahan lain, danmendapat dukungan Pemerintah dalam hal pemasaran, sehingga mendapat harga terbaik,” ujarnya.

VP Relation & Security Medco E&P Arif Rinaldi melalui Field Relation Manager Medco E&P Rivian Pragitta Oktara dalam sambutanya mengatakan, pasar untuk ubi kayu ini cukup tersedia, terutama bagi pabrik dan usaha keripik.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat Medco E&P Malaka yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Dan kegiatan ini akan terus berlanjut untuk kawasan lingkar tambang sebagai wujud kepedulian Medco terhadap peningkatan sektor pertanian di daerah ini,” ujarnya.  (*)