Aceh Utara

Siapa Johansyah, Pelaku Pemberondong Polisi Hingga Jadi Buronan Paling Dicari Polres Aceh Utara

Johansyah berusia 32 dan berasal dari Desa Blang Bitra, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

FOTO | ILUSTRASI

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA – Aksi pelarian Johansyah (32) warga Desa Blang Bitra Kecamatan Peureulak, Aceh Timur akhirnya terhenti oleh timah panas polisi.

Sebelumnya ia ditangkap aparat gabungan di sebuah swalayan kawasan Medan Denai di Sumatera Utara pada Sabtu (15/9/2018) dini hari.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Refki Kholiddiansyah seperti dilansir Serambinews.com mengatakan, Johansyah ditangkap di sebuah swalayan kawasan Medan Denai saat bersama wanita, Sabtu (15/9/2018) sekira pukul 02.00 WIB.

BACA: Ini Alasan Polisi Menembak Buronan Asal Peureulak Setelah Ditangkap

Setelah berhasil ditangkap Johansyah dibawa pulang ke rumah orang tuanya di kawasan Peureulak, Aceh Timur.

Namun, sekitar pukul 11.00 WIB Johansyah terpaksa didor polisi karena meloncat jendela untuk kabur, ketika pencarian dua senpi di rumah orang tuanya kawasan Desa Blang Bitra.

BACA: Buronan Asal Peureulak Tewas Ditembak, Polisi Sita Senjata AK-56

Polisi terpaksa melepaskan tembakan karena pelaku mencoba melarikan diri.

Lantas apa kasus Johansyah hingga jadi buronan paling dicari Polres Aceh Utara?

BACA: Buronan Asal Peureulak Dibekuk Saat Bersama Dua Orang Cewek

Menurut Kapolres Aceh Utara, pelaku adalah DPO Polres Aceh Utara dalam kasus kepemilikan senjata api (senpi) laras pendek dan laras panjang dan Polres Aceh Timur dalam kasus sabu-sabu.

Johansyah sudah beberapa kali lolos dalam penyergapan polisi.

Terakhir pada Agustus lalu lolos setelah sempat terjadi kontak tembak dengan polisi.

Johansyah berusia 32 dan berasal dari Desa Blang Bitra, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

Ia didakwa dengan kasus kepemilikan senjata api ilegal dan mengedar narkotika jenis sabu. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top