Sesosok Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Laut Ujong Blang, Kondisi Membusuk Diduga Sudah 6 Hari Meninggal

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Laut Ujong Blang, Kondisi Membusuk Diduga Sudah 6 Hari Meninggal
ILUSTRASI - Penemuan mayat pria tanpa identitas mengapung di perairan Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. | Foto: NET

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Nelayan Lhokseumawe digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di perairan Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti. Mayat yang ditemukan mengapung pada Kamis (10/9/2020) sore itu sudah dalam keadaan membusuk. 

Keberadaan mayat pertama kali diketahui oleh seorang nelayan setempat saat sedang mencari ikan di sekitar lokasi. Saat ditemukan, kondisi mayat yang telah membusuk itu dengan posisi jasad terlentang.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada petugas kepolisian. Namun belum diketahui pasti terkait identitas sang mayat.

Melansir Antara, mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan laut Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, pada Kamis sore.

“Identitas belum diketahui, jenazah saat ini sudah dibawa ke RSU Cut Meutia,”kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Airud Iptu Saiful Bahri, dikutip dari Antara, Kamis malam.

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Laut Ujong Blang, Kondisi Membusuk Diduga Sudah 6 Hari Meninggal
Petugas mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan oleh seorang nelayan di laut Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (10/9/2020). | Foto: ANTARA/HO

Disebutkan, saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah membusuk sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, belum diketahui apa penyebab pasti kematian korban.

Meninggal 6 hari lalu

“Korban ditemukan oleh nelayan sekitar tiga mile dari bibir pantai. Kita prediksi korban sudah meninggal sekitar enam hari lalu. Untuk penyebabnya kita masih selidiki dan menunggu hasil autopsi,”katanya.

Dikatakan Saiful, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Ishak berprofesi sebagai nelayan yang sedang melaut. Kemudian saksi memberitahu kepada petugas kepolisian.

“Saksi menemukan jenazah sudah mengapung dengan posisi telentang, masih menggunakan baju dan kain sarung. Setelah mendapati laporan dari masyarakat kami langsung menuju TKP untuk mengevakuasinya jenazah,”katanya.

Saiful menyebutkan bahwa proses evakuasi memakan waktu sekitar 15 menit dan petugas kemudian membawa jenazah menggunakan Speedboat ke darat melalui TPI Pusong, selanjutnya dibawa ke RSU Cut Meutia. (*)