oleh

Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Singkil, Identitas belum Diketahui

-Aceh Singkil-80 views

ACEHSATU.COM | ACEH SINGKIL – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan mengapung di Sungai Pea Bumbung, Desa Pemuka, Kecamatan Singkil hingga kini belum diketahui identitasnya, Kamis (17/1/2019).

Mayat itu awalnya ditemukan tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Resor 11 saat melakukan patroli pengusiran orangutan di Sungai Pemuka Lama, tepatnya di Simpang tiga Lae Suraya dan Cinendang.

Amatan warga yang melihat langsung mayat mengapung itu dengan ciri-ciri memakai baju kaos hitam, memakai celana dalam berwarna biru, serta masih memakai sepatu jenis boot berwarna biru, dengan kondisi jasad sedikit rusak.

BACA: Tanda Akhir Zaman, Ibu dan Anak Bunuh Ayah, Mayat Dibuang ke Jurang

Sebelumnya, Tim BKSDA melakukan patroli karena belakangan masyarakat resah karena Orangutan yang sering muncul di lokasi Jangkar Kerling hingga merusak tanaman masyarakat .

Lantas sepulang patroli mengusir Orangutan sekira pukul 13.30 WIB , tepat di tengah sungai tercium bau busuk .

“Sebelumnya kami kira bangkai hewan namun saat didekati terlihat seperti tangan manusia dan kondisinya terlentang dan tertumpuk dengan sampah,” kata Sutikno Kepala BKSDA Wilayah Aceh Singkil saat menceritakan kronologis penemuan mayat kepada wartawan.

Setelah ditemukan, kata Sutikno, mayat terus dibawa ke lokasi pabrik pengolahan air bersih PDAM Tirta Singkil Sungai Pea Bumbung .

Karena di situ dekat dengan pemukiman penduduk dan sudah ada akses jalan kendaraan.

Mayat mengapung dibawa dengan cara disorong menggunakan perahu mesin beserta tumpukan sampah di sekelilingnya.

BACA: Jumlah Temuan Mayat Korban Tsunami di Kajhu Capai 45 Orang

Kemudian langsung berkordinasi dengan Kapolsek Singkil dengan melaporkan penemuan tersebut.

Kapolsek Singkil Iptu Astani membenarkan adanya penemuan mayat dari Sungai Pea Bumbung.

Lantas kemudian pihak personel Polsek dibantu Unit Patroli Sabhara Polres Aceh Singkil dan Babinsa langsung melakukan evakuasi mayat dari sungai dan langsung dibawa ke RSUD untuk diotopsi.

Kapolsek menyebutkan, kondisi mayat dalam keadaan sedikit rusak namun, pihaknya belum bisa memastikan kondisi jasad yang terlihat ada bekas luka akibat mendapat tindakan kekerasan. (*)

Komentar

Indeks Berita