Serangan Rusia Membuat Ukraina Bersimbah Darah, Jenazah Ditemukan di Puing Bangunan

rudal tersebut menargetkan lapangan terbang militer yang terletak dekat dengan Kota Kharkiv dan hanya sekitar 40 kilometer dari perbatasan Rusia.
operasi militer
pasukan militer Rusia (Foto: Russian Defense Ministry Press Service via AP)

ACEHSATU.COM | Jakarta – Serangan rusia membuat ukraina bersimbah darah, Jenazah ditemukan di puing bangunan.

Hasil laporan menyebut seorang putra menangisi jenazah ayahnya di antara puing-puing serangan rudal di distrik perumahan di kota Chuguiv, Ukraina timur.

“Saya sudah menyuruhnya untuk kabur,” isak pria berusia 30-an, di samping reruntuhan mobil yang bengkok.

Di dekatnya, seorang wanita meneriakkan kutukan ke langit yang dingin.

Sebuah kawah rudal dengan lebar sekitar empat hingga lima meter menganga ke dalam bumi. Kawah rudal itu terbentuk di antara dua gedung apartemen setinggi lima lantai yang hancur.

Petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan sisa-sisa kobaran api.

Beberapa bangunan lain di jalan itu rusak parah, jendelanya pecah dan kusen pintunya tergantung di udara pagi yang dingin.

Pemandangan memilukan itu adalah salah satu kerusakan pertama yang dilaporkan setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina Kamis pagi.

Sebelumnya, ledakan terdengar di beberapa lokasi di seluruh negeri pada dini hari.

Salah satu warga Ukraina, Sergiy, mencoba menggunakan kaki meja untuk menahan jendelanya yang pecah. Dia sendiri sudah mengalami beberapa memar di tubuhnya.

“Saya akan bertahan di sini, putri saya di Kyiv dan keadaannya sama di sana,” katanya kepada AFP.

Menurut pendapat Sergiy, rudal tersebut menargetkan lapangan terbang militer yang terletak dekat dengan Kota Kharkiv dan hanya sekitar 40 kilometer dari perbatasan Rusia.

“Lapangan terbang itu adalah salah satu target yang disebutkan Putin,” katanya.

Selanjutnya Informasi lain, Ukraina sebut 50 tentara Rusia tewas, 4 tank hancur

Militer Ukraina mengatakan pada Kamis mereka berhasil menghancurkan empat tank milik Rusia di sebuah jalan dekat kota timur Kharkiv dan menewaskan 50 tentara Rusia di dekat sebuah kota di wilayah Luhansk.

Mereka juga mengatakan telah menembak jatuh pesawat tempur keenam Rusia, juga di bagian timur Ukraina.

Rusia telah membantah laporan bahwa pesawat atau kendaraan lapis baja mereka telah dihancurkan.

Dinas penjaga perbatasan Ukraina mengatakan bahwa tiga anggotanya tewas di wilayah Kherson selatan dan sejumlah anggota lainnya terluka.

Penasihat menteri dalam negeri Ukraina pada Kamis mengatakan sedikitnya delapan orang tewas dan sembilan lainnya terluka akibat tembakan mortir Rusia, saat Moskow meluncurkan serangan udara dan darat secara besar-besaran di negara tetangganya itu.

Penjaga perbatasan mengungkapkan bahwa pasukan militer Rusia menerobos perbatasan Ukraina menuju wilayah Chernihiv, Kharkiv dan Luhansk.

Ukraina sebelumnya mengatakan bahwa tentaranya diserang dari Belarus dan Rusia pada Kamis, sekitar pukul 5 pagi waktu setempat.