Seorang Warga Aceh Timur Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat di Dalam Rumahnya

Seorang Warga Aceh Timur Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat di Dalam Rumahnya

ACEHSATU.COM, ACEH TIMUR – Seorang Warga Desa Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, ditemukan tewas di ruang tamu rumahnya dengan leher terjerat.

Kapolsek Pereulak Barat Iptu Eko Hadianto, menjelaskan kejadian itu dilaporkan warga desa tersebut kepada pihak kepolisian. Warga yang tewas dengan leher terjerat itu adalah Sayed Abdul Rahman (54) dengan jenis kelamin laki-laki.

Tewasnya warga itu diduga bunuh diri  dengan menggunakan tali yang diikatkan di tiang penyangga rumah dan diikatkan di leher.

Begitu mendapat informasi Kapolsek bersama anggota langsung menuju TKP sesampainya di sana warga telah ramai dan korbanpun sudah diturunkan oleh warga dan dibawa ke rumah sakit guna dilakukan visum.

Istri korban Hamiyah (46), mengatakan suaminya tidak seperti biasanya cepat pulang bekerja, tanpa menaruh curiga ia langsung berangkat untuk berjualan pisang goreng yang tidak jauh dari rumahnya di depan masjid didaerah itu.

“Sekitar pukul 18.00 WIB Hamiyah pulang ke rumah, begitu membuka pintu melihat suaminya telah tergantung dengan tali yang terikat di lehernya di tiang penyanggah rumah. langsung Hamiyah berteriak meminta tolongan kepada warga namun nyawa suaminya tidak terselamatkan,”ujar Kapolsek, seperti dilansir Antara, Selasa (21/4/2020).

Sementara itu, Pj Keuchik Desa Beusa Seberang Saiful Mulki, menyatakan bahwa korban dalam kehidupan bermasyarakat dan sehari-hari sangat ramah dalam bergaul bahkan tidak pernah berbuat tindakan yang dapat menimbulkan suatu keributan.

“Bahkan setelah shalat ashar saya melihat korban masih ada di depan rumahnya. Maka dari itu perlunya diselidiki permasalahan apa sebenarnya yang terjadi pada korban sehingga dengan mudah mengakhiri hidup dengan bunuh diri,”kata Keuchik.

Meski demikian hingga berita ini disiarkan belum diketahui secara pasti penyebab kematian pria itu. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)