Seorang Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dalam Kecelakaan Beruntun di Bener Meriah

Kecelakaan bermula saat kendaraan pikap Mitsubishi L-300 dengan nomor polisi BL 8475 DD melaju dari arah Pondok Baru hendak mendahului kendaraan mobil Honda Brio di depannya.
Pikap Mitsubishi L-300 setelah terlibat kecelakaan beruntun dengan tiga kendaraan lainnya di Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (17/4/2022). ANTARA/HO

ACEHSATU.COM | Bener Meriah – Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Kapolres Bener Meriah AKBP Agung Surya Prabowo di Bener Meriah, Senin, mengatakan kecelakaan melibatkan empat kendaraan terjadi pada Minggu (17/4) sekira pukul 21.40 WIB.

“Kecelakaan beruntun antara mobil pikap L300 dengan sepeda motor RX King dan Yamaha N-Max serta mobil Brio,” kata Kapolres.

Dia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan Pondok Baru kawasan Kampung Simpang Utama, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, tepatnya di depan Kantor KUA Kecamatan Bandar.

Kecelakaan bermula saat kendaraan pikap Mitsubishi L-300 dengan nomor polisi BL 8475 DD melaju dari arah Pondok Baru hendak mendahului kendaraan mobil Honda Brio di depannya.

Kemudian pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang dua unit sepeda motor RX King dan Yamaha N-Max. Pengendaranya tidak bisa mengelak sehingga terjadi tabrakan beruntun.

“Pengendara RX King meninggal dunia karena mengalami luka parah di bagian kepala,” sebut Kapolres.

Korban meninggal Agung (22) warga Kampung Tawar Sedenge, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Saat kecelakaan terjadi korban bersama pengendara N-Max langsung tergeletak di berem jalan dan sempat dilarikan ke Puskesmas Bandar untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, luka serius di bagian kepala membuat nyawa pengendara sepeda motor tersebut tak terselamatkan dan meninggal dunia di puskesmas.

Sebelumnya Tercatat Selama Ramadhan, 17 Warga Aceh Meninggal di Jalan Raya

Polda Aceh mencatat ada 17 warga di Aceh meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama Ramadan 1443 H.

Pengendara diminta selalu berhati-hati terlebih bila mengendarai di siang hari.

“Selama 10 hari puasa telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 55 kali dengan korban meninggal dunia 17 orang, sedangkan luka-luka sebanyak 77 orang,” kata Dirlantas Polda Aceh Kombes Dicky Sondani kepada wartawan, Kamis (14/4/2022).

Dicky mengatakan, kecelakaan terbanyak terjadi di wilayah Bireuen, Kota Banda Aceh, Langsa, Aceh Besar dan Aceh Barat Daya. Penyebab kecelakaan salah satunya akibat pengemudi mengantuk.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu mengaku telah memerintah Kasat Lantas di seluruh Aceh untuk meningkatkan patroli, penjagaan serta menindak pelanggar.

“Kita harapkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati mengendarai kendaraan bermotor di bulan Ramadhan karena bisa jadi kondisi fisik saat berpuasa mengalami penurunan konsentrasi,” jelas Dicky.